Menurut Iqbal, akses pasar masih menjadi salah satu tantangan utama bagi pelaku usaha Indonesia yang ingin berekspansi ke luar negeri. Hambatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pencarian pembeli, tetapi juga kesiapan produk, jaringan distribusi, pembiayaan, serta pemahaman mengenai transaksi perdagangan internasional.
Karena itu, BNI Xpora terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah, perwakilan Indonesia di luar negeri, asosiasi bisnis, dan mitra internasional untuk mempertemukan eksportir nasional dengan calon pembeli di berbagai negara.
Dukungan tersebut juga diperkuat melalui jaringan internasional BNI, termasuk BNI Kantor Cabang Luar Negeri Seoul. Melalui jaringan tersebut, eksportir dapat memperoleh akses layanan transaksi perdagangan internasional dan pengelolaan transaksi secara digital melalui BNIdirect.
“BNI Xpora dirancang untuk membantu pelaku usaha Indonesia naik kelas melalui tiga pilar utama, yakni Go Productive, Go Digital, dan Go Global. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembiayaan, pendampingan, business matching, hingga akses ke pasar internasional,” kata Iqbal.
