JABEKS merupakan usaha kuliner yang bermula dari produksi kue cincin dan kue cucur, kemudian berkembang dengan menghadirkan beragam jajanan khas Betawi. Pendampingan kepada usaha tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi perempuan.
Sementara itu, RUMSIDISMA menjadi wadah pengembangan keterampilan dan kewirausahaan bagi penyandang disabilitas sejak 2007. Hingga kini, lebih dari 120 penerima manfaat terlibat dalam pembuatan produk kuliner dan kerajinan.
Melalui program BNI Berbagi, perseroan mendukung perluasan akses pasar bagi produk-produk yang dihasilkan RUMSIDISMA. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat pemberdayaan ekonomi yang lebih inklusif.
BNI juga menghadirkan Kopinang Indische Koffie, UMKM kopi asal Boyolali yang bergabung dalam program BNI Xpora sejak 2021. Produk Kopinang telah dipasarkan ke sejumlah negara, antara lain Jerman, Chile, Australia, Taiwan, Inggris, Thailand, Korea Selatan, Filipina, dan Kanada.
Eko menjelaskan, pemberdayaan UMKM dilakukan melalui pendekatan yang mencakup pembiayaan, pendampingan usaha, digitalisasi, dan pembukaan akses pasar. Bagi pelaku usaha berorientasi ekspor, dukungan tersebut antara lain diberikan melalui BNI Xpora.
