Ke depan, BNI melihat layanan keuangan akan semakin terintegrasi dengan proses bisnis pelanggan. Pemanfaatan kecerdasan artifisial juga diproyeksikan dapat membantu bank menghadirkan layanan yang lebih personal, efisien, dan berbasis data.
“BNI menempatkan diri sebagai fondasi kepercayaan, penghubung ekosistem, sekaligus penyedia layanan keuangan terintegrasi melalui API untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang semakin terkoneksi dan inklusif,” kata Okki.
Melalui penguatan BNIdirect Bisnis, Open Banking API, dan kemitraan digital, BNI berupaya menjaga relevansi layanan di tengah perubahan kebutuhan nasabah. Langkah tersebut sekaligus diarahkan untuk memperluas konektivitas antarpelaku usaha serta mendukung pertumbuhan ekosistem ekonomi digital yang aman dan berkelanjutan. (Adv/Yudha)
