Untuk memperkuat pencegahan, BNI terus menyempurnakan sistem pengendalian internal, mekanisme pengawasan, serta proses bisnis yang berorientasi pada prinsip kehati-hatian. Perseroan juga meningkatkan kemampuan deteksi dini dengan memanfaatkan teknologi untuk mengidentifikasi potensi penyimpangan secara lebih cepat.
“Melalui semangat Swadharma Bhakti Nagara, kami berkomitmen menjaga amanah masyarakat dan negara dengan memastikan setiap proses bisnis dijalankan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik fraud maupun korupsi,” kata Okki.
Swadharma Bhakti Nagara menjadi tema peringatan hari ulang tahun ke-80 BNI pada 5 Juli 2026. Tema tersebut mencerminkan komitmen perseroan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan negara.
BNI menilai efektivitas pencegahan fraud tidak hanya bergantung pada sistem dan teknologi, tetapi juga pada integritas pegawai serta konsistensi penerapan budaya kepatuhan di seluruh tingkatan organisasi.
Dengan penguatan tata kelola, pengawasan, dan budaya integritas, BNI berupaya menjaga kepercayaan nasabah sekaligus memastikan fungsi intermediasi berjalan secara sehat dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi perekonomian nasional. (Adv/Yudha)
