Mental juara, menurutnya, adalah sikap untuk terus berusaha menjadi yang terbaik melalui kerja keras, disiplin, sportivitas, dan kemampuan bangkit setelah menghadapi kegagalan. Mental ini tidak hanya terlihat saat seseorang meraih kemenangan, tetapi juga ketika ia mampu menjaga fokus, menghormati aturan, dan tetap konsisten di bawah tekanan.
Sementara itu, mental jawara memiliki makna yang lebih luas. Jawara bukan sekadar sosok yang kuat atau berani, tetapi juga pribadi yang memiliki ketangguhan, kehormatan, rasa tanggung jawab, serta kemampuan menjaga nilai baik dalam setiap kompetisi.
Dalam konteks rally, mental jawara tercermin dari keberanian menghadapi medan sulit, kemampuan menjaga keselamatan, menghargai lawan, serta menjunjung tinggi sportivitas.
“Rally mengajarkan banyak nilai penting. Ada keberanian, ketekunan, strategi, konsentrasi, dan tanggung jawab. Inilah yang kami lihat sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda. Mereka tidak hanya belajar menjadi pemenang, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang tangguh, sportif, dan berintegritas,” tambah Prof. Agus.

