Ia juga mengapresiasi Polri yang kembali menghadirkan kategori beregu putra Polri serta kategori penyandang disabilitas. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menghadirkan olahraga yang semakin inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh atlet untuk berprestasi.
Seluruh pertandingan dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 menggunakan sistem gugur. Para pemenang akan mendapatkan penghargaan berupa sertifikat, medali, piala, serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan perjuangan para peserta.
Selain pertandingan, rangkaian Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 juga akan diisi dengan berbagai kegiatan hiburan yang menarik dan terbuka untuk masyarakat umum.
Ahmad Ramadhan berharap Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga, membangun sportivitas, serta mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
“Sejalan dengan tema ‘Polri untuk Masyarakat’, melalui kegiatan ini Polri ingin menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang untuk membangun kebersamaan, memperkuat persatuan, sekaligus memberikan kesempatan yang inklusif bagi seluruh masyarakat, termasuk para atlet penyandang disabilitas,” pungkasnya. (Yudha Krastawan)
