Perbedaan dua ratus rangking PNP (Peringkat Nasional PP Pelti) pun tak membuatnya gentar. George telah berpengalaman mengalahkan unggulan kedua, Muhammad Faid pada perdelapan final. Meski mendapat bagel di set pertama, ia tetap bermain ulet untuk berbalik unggul lewat super tie break 1-4, 5-3, (10-8).
Datang Tanpa Peringkat, Azza Tampil Luar Biasa
George bukan satu-satunya petenis yang tampil mengejutkan dalam edisi kedelapan TDP (Turnamen Diakui PP Pelti). Azza Zulaikha Kanahaya menghadirkannya di tunggal putri KU 18 tahun. Petenis binaan K3N7O3N9 Tennis Academy melewati dua unggulan dalam perjalanan mencapai panggung empat besar.
Azza memang menjalani turnamen dengan gemilang.
Datang tanpa peringkat, siswa SMP Negeri 1 Bendosari, Sukoharjo memulai dengan mengatasi unggulan keenam asal Tegal, Najwa Khairunnisa Az Zahra 6-0, 6-4. Tren positifnya lantas ia lanjutkan dengan melewati wakil Kudus, Sifa Salsabella, 2-6, 6-1, (10-2).
Akan tetapi, wakil tuan rumah mesti waspada di empat besar. Ia akan menghadapi unggulan keempat asal Semarang, Kaitlyn Wijaya, yang belum kehilangan satu set pun di sepanjang gelaran turnamen.

