Untuk Deputi Pengembangan Industri Olahraga, Menpora Erick ingin merubah persepsi bahwa Kemenpora tidak hanya dianggap sebagai cost center, namun bisa menjadi investasi.
“Persepsi Kemenpora selama ini selalu dibilang sebagai cost center, padahal kementerian ini adalah investasi. Pemuda itu investasi, banya pemuda menjadi pengusaha, politikus, dan yang lain. Olahraga juga sama, kalau kita bicara prestasi itu national branding dan yang mengibarkan bendera itu adalah para atlet,” ujar Menpora Erick.
Menpora juga menyampaikan jika sport industry dan sport tourism adalah revenue.”Kalau kita bicara sport industry, sport tourisme itu adalah revenue. Banyak sekali negara yang mulai menggantungkan pada pertumbuhan baru.
Jadi ini deputi yang sangat penting, melalui proses seleksi yang panjang kita mendapatkan yang terbaik,” tambahnya.
“Saya titipkan amanah kepada Pak Ses dan Pak Deputi untuk memastikan seluruh program kita jalankan yang outputnya terasa kepada atlet, pemuda, dan masyarakat,” harap Menpora Erick.

