Menurutnya, pekerjaan berskala kecil tersebut justru menjadi kebutuhan yang paling sering disampaikan warga saat reses dan seharusnya dapat dipenuhi melalui anggaran rutin di masing-masing suku dinas.
Lebih lanjut, Ferrial kembali mengingatkan pentingnya konsistensi penganggaran penanggulangan banjir setiap tahun. Ia menilai target pengendalian banjir pada 2029 tidak akan tercapai apabila upaya tersebut tidak mulai dikerjakan secara bertahap sejak APBD 2027.
“Kalau tidak mulai dicicil dari sekarang, nanti beban fiskalnya justru semakin besar. Karena itu, saya minta Pemprov benar-benar menyiapkan anggaran yang memadai agar Jakarta lebih siap menghadapi banjir,” pungkasnya. (Sofian Ismanto)
