Sementara, Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernad Octavianus menambahkan, kerusakan JPO cukup parah setelah dihantam truk pengangkut alat berat pada Selasa (14/7) dini hari tadi.
Akibat benturan tersebut, salah satu tiang penyangga JPO terlepas dari fondasi sehingga struktur jembatan harus segera dievakuasi demi alasan keselamatan.
“Selama proses evakuasi JPO mulai pukul 10.00, arus kendaraan menuju Blok M akan dialihkan,” terang Bernad.
Puluhan personel Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan juga disiagakan di sejumlah titik untuk mengatur arus lalu lintas dan membantu mengurai kepadatan kendaraan di sekitar lokasi. Hingga Selasa sore, proses evakuasi masih berlangsung dan Jalan Kapten Tendean arah Blok M belum dapat dilintasi kendaraan hingga malam hari ini.
Sebelumnya diberitakan, satu unit truk yang mengangkut kendaraan alat berat crane menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) hingga rusak di Jalan Kapten Tendean, Nomor 85, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026) dini hari.
