“Kami menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini karena sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Blitar dalam mengembangkan desa wisata yang berbasis pada potensi dan kearifan lokal. Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil perkebunan menjadi produk bernilai tambah, tetapi juga mendorong lahirnya UMKM yang semakin produktif, inovatif, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ungkapnya.
Sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pengembangan desa wisata dan pemberdayaan masyarakat, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Hai Sawit Indonesia dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Blitar, serta Hai Sawit Indonesia dengan Pokdarwis Puspa Jagad Desa Wisata Semen.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antar lembaga untuk mendorong pengembangan desa wisata yang berkelanjutan, peningkatan kapasitas masyarakat, serta penguatan UMKM berbasis potensi lokal di Kabupaten Blitar.
