Menurutnya, keberhasilan tersebut mencerminkan kuatnya komitmen Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur bersama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Kota, Asisten, pimpinan UKPD, camat, lurah, TP PKK.
Kemudian, akademisi, kelompok tani, penggiat urban farming, hingga dunia usaha dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan melalui kegiatan budidaya pertanian, perikanan, peternakan, serta pengolahan hasilnya sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan.
“Kami sampaikan terima kasih atas arahan Bapak Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta dukungan dari Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Suku Dinas Kesehatan, Suku Dinas Pendidikan, pimpinan UKPD lainnya, para camat, lurah, Pimpinan Bank Jakarta Wilayah Jakarta Timur, jajaran KPKP Jakarta Timur, serta seluruh kelompok tani, Tim Penggerak PKK dan penggiat urban farming telah berpartisipasi sehingga keikutsertaan Jakarta Timur pada Festival Urban Farming Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 menghasilkan prestasi membanggakan,” kata Taufik, Senin (6/7).

