Data terbaru ini menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan laporan sehari sebelumnya. Hingga Senin (29/6), jumlah korban meninggal tercatat sekitar 1.700 orang, sedangkan korban luka mencapai 5.000 orang.
Pemerintah masih belum mengumumkan angka resmi warga yang hilang, namun berbagai perkiraan menyebut jumlahnya mencapai puluhan ribu orang.
Proses evakuasi dan pencarian korban melibatkan bantuan internasional dalam skala besar. Menurut data PBB, sebanyak 27 negara telah mengirimkan hampir 40 tim pencarian dan penyelamatan ke Venezuela, dengan total lebih dari 2.000 personel dan lebih dari 160 anjing pelacak yang diterjunkan.
Amerika Serikat turut ambil bagian dalam upaya pemulihan pascabencana. AS membantu membuka kembali Pelabuhan La Guaira agar distribusi bantuan kemanusiaan bisa kembali berjalan lancar.
Selain itu, personel militer AS juga dikerahkan untuk memulihkan operasional Bandara Internasional Simon Bolivar yang mengalami kerusakan akibat gempa.
Meski harapan menemukan korban selamat semakin menipis, keajaiban masih terjadi. Seorang pria berusia 21 tahun berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup dari reruntuhan bangunan di kota pesisir Tanaguarena pada Senin (29/6), enam hari setelah gempa mengguncang Venezuela. (far)

