“DJPb agar memonitor seluruh program prioritas pemerintah, termasuk melakukan monitoring MBG secara nasional dan terstruktur,” tegas Menkeu.
Selain itu, perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diarahkan untuk memperkuat perekonomian desa. Hingga saat ini telah terbentuk 8.523 koperasi desa dan kelurahan di Jawa Tengah dengan total lebih dari 43 ribu volume transaksi. Kehadiran koperasi tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan ekonomi produktif sekaligus menjadi penggerak ekonomi lokal.
Kemudian, Sekolah Rakyat di Jawa Tengah menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan. Saat ini program tersebut telah berjalan di 16 kabupaten/kota melalui 16 lokasi sekolah dengan 110 rombongan belajar yang melayani sekitar 3.080 siswa. Pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai lokasi terus diakselerasi guna mendukung pemerataan akses pendidikan yang berkualitas.
Menkeu menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kementerian Keuangan di Jawa Tengah yang terus menjaga kualitas pelaksanaan APBN sekaligus mengawal berbagai program prioritas pemerintah. Menurutnya, keberhasilan berbagai program tersebut memerlukan sinergi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Menkeu juga menekankan pentingnya optimalisasi belanja APBD agar memberikan dampak yang semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (ahmad)

