Di hadapan para pekerja di Gresik, Iriawan menggarisbawahi bahwa budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) harus melekat erat dan menjadi bagian dari DNA operasional perusahaan. Kesempurnaan operasional dinilai tidak akan pernah tercapai jika kepatuhan terhadap prosedur keselamatan hanya dianggap sebagai formalitas di atas kertas semata.
Untuk itu, manajemen menekankan tiga pilar utama yang harus dijaga tanpa kompromi, yaitu 100 persen integritas fasilitas demi menjamin keamanan sarana penunjang, 100 persen disiplin operasional pekerja terhadap SOP, serta 100 persen manajemen risiko melalui mitigasi berkala di area kerja. Langkah terintegrasi ini menjadi cerminan dari standar operasional Pertamina yang aman, andal, dan efisien.
Iriawan pun memberikan pesan mendalam terkait perlindungan berbasis kemanusiaan di area kerja. “Tidak ada target produksi yang lebih penting, tidak ada target penjualan yang melebihi nilai nyawa seorang pekerja, dan tidak ada keuntungan yang setara dengan kembalinya pekerja dengan selamat ke rumah. Keselamatan adalah tanggung jawab moral tertinggi,” ujarnya lantang.

