Ketua Dewan Juri, Yogi Hadi Ismanto, menegaskan bahwa penghargaan tidak semata diberikan berdasarkan prestasi kerja para kandidat.
Menurutnya, dewan juri juga menilai komitmen para tokoh dalam membangun hubungan yang baik dengan media, keterbukaan informasi kepada publik, serta kemudahan berkomunikasi dengan insan pers.
“Keberpihakan terhadap media, kualitas kerja sama, keterbukaan informasi, dan kemudahan berkomunikasi menjadi indikator penting dalam penilaian. Hal itu mencerminkan komitmen pemimpin dalam membangun hubungan yang sehat, transparan, dan konstruktif dengan pers,” kata Yogi.
Pada kategori Pena Emas Award, penghargaan diberikan kepada tiga tokoh, yakni Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, dan Kepala Kantor Staf Presiden Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman.
Sementara itu, Pimred Award 2026 diberikan kepada puluhan tokoh dari berbagai kategori, mulai dari menteri, gubernur, bupati, wali kota, anggota legislatif, aparat penegak hukum, tokoh perempuan, hingga pimpinan perusahaan dan BUMN yang dinilai memiliki komunikasi publik yang baik serta menjalin hubungan positif dengan media.
