Rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik penyelamatan itu kemudian beredar luas di media sosial dan menuai apresiasi dari masyarakat atas keberanian sang petugas.
“Awalnya saya lihat korban sudah berdiri di atas rel saat kereta api dari arah timur sudah sangat dekat. Secara spontan saya langsung lari untuk menarik korban ke tepi rel. Alhamdulillah kami berdua selamat,” ujar Mohamad Shofi Bachtiar, Selasa (28/7/2026).
Setelah dievakuasi, pria tersebut diamankan ke Balai Desa Masangan. Berdasarkan hasil identifikasi perangkat desa bersama pihak keluarga, pria bernama Dasuki diketahui merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Untuk mencegah kejadian serupa terulang, keluarga bersama perangkat desa sepakat membawa Dasuki menjalani perawatan medis. Setelah mendapat persetujuan keluarga, Dasuki kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, Kabupaten Malang, guna mendapatkan penanganan secara intensif.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur rel kereta api karena sangat membahayakan keselamatan. Aksi cepat dan sigap petugas PJL tersebut juga mendapat banyak pujian karena berhasil menyelamatkan nyawa seseorang di tengah situasi yang sangat kritis.(Vinolla)
