“Ini ada yang bakar lilin merah. Saya sudah bilang jangan musyrik, sudah teguran minggu lalu,” kata Aidil.
Aidil menuturkan kobaran api muncul setelah terdengar suara kaca pecah dari dalam rumah. Saat itu, istrinya berteriak memberitahukan adanya kebakaran. Ia kemudian berusaha menyelamatkan sepeda motor yang berada di depan rumah sebelum menyadari masih ada dua lansia yang belum keluar.
Dengan nekat, Aidil mencoba menerobos kobaran api untuk menyelamatkan para korban. Namun, panas dan asap tebal membuat upayanya gagal.
“Saya bilang ada dua orang tua di dalam. Saya masuk, api sudah merembet kiri kanan. Saya tarik satu, saya ajak keluar, tapi panasnya luar biasa. Saya paksa masuk karena ingat masih ada dua orang di dalam,” kenangnya.
Saat kejadian, terdapat sekitar delapan penghuni di rumah kos tersebut. Enam orang berhasil menyelamatkan diri, sementara dua lansia terjebak hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia.
Kapolsek Mamajang AKP Tri Husada Wahyu Andromeda mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
