Dilaporkan, pecahan beton dari pondasi tiang jembatan terlihat berserakan di pinggir jalan. Kemudian badan JPO bergeser hingga terpisah dari bagian tangga. Satu tiang penyangga JPO tersebut sampai terangkat.
Berdasarkan keterangan Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, saat ini proses penanganan masih berlangsung sehingga arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami perlambatan. Pengendara yang melintas dari arah Mampang menuju Blok M maupun sebaliknya diimbau mengantisipasi waktu tempuh yang lebih lama dari biasanya.
Jalan Kapten Tendean merupakan salah satu koridor utama yang menghubungkan kawasan Mampang, Kuningan, Blok M, hingga Kebayoran Baru.
JPO di Jalan Kapten Tendean sedianya bakal dibongkar karena nyaris roboh setelah ditabrak truk pengangkut alat berat itu. Lalu lintas dari Jalan Kapten Tendean menuju arah Blok M pun bakal dialihkan saat pembongkaran nanti.
“Sementara waktu kami biarkan begini, nanti jam peak hour selesai, kami akan tutup satu arah yang ke arah Blok M. Kita akan tutup habis. Yang ke sana kita tutup sebagian dulu, setengah. Karena kami tetap butuh tutup di sebelah sana karena kan kondisi strukturnya tidak ada tiang di tengah. Jadi kami butuh lahan, baru kita lepas. Seperti itu penanganan kami rencananya,” ujar Kasudin Bina Marga, Rifki Rismal di lokasi kejadian, Selasa.
