Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Bojongloa Kidul IPDA Anto menjelaskan, truk diduga melaju tidak terkendali akibat pengemudi mengantuk. Kendaraan sempat menyerempet kendaraan yang terparkir di sisi kiri jalan sebelum berbelok ke kanan dan menabrak pesepeda serta kendaraan lain.
“Informasi awal kendaraan truk pengangkut gas diduga mengantuk berjalan oleng. Saat ke kiri menyerempet kendaraan yang sedang parkir, kemudian ke kanan menabrak pengendara sepeda hingga meninggal dunia di tempat dan kendaraan di depannya,” kata Anto.
Korban meninggal dunia telah dievakuasi ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Sementara satu korban lainnya yang mengalami luka berat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi mencatat sebanyak 12 kendaraan terlibat dalam kecelakaan tersebut, terdiri atas satu truk pengangkut LPG, tiga minibus, tiga sepeda motor, tiga gerobak pedagang, dan satu sepeda kayuh yang dikendarai korban meninggal.
Saat ini, truk beserta pengemudinya telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan. Satlantas Polrestabes Bandung juga masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, dan mendata seluruh kendaraan yang terlibat guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
