Tekanan melalui servis membuat Kamboja kesulitan membangun serangan pada dua set pertama. Indonesia pun memenangi kedua set tersebut dengan skor sama, yakni 25-18.
Perlawanan Kamboja mulai meningkat pada set ketiga. Pada fase ini, permainan Indonesia sempat kehilangan ritme dan mengikuti pola lawan sehingga tertinggal dalam perolehan angka.
Tim pelatih kemudian melakukan evaluasi saat waktu istirahat teknis kedua. Para pemain diminta kembali menerapkan pola permainan sendiri dan tidak terbawa tempo Kamboja.
Pergantian pemain juga dilakukan untuk mengubah jalannya pertandingan. Rama dan Dio dimasukkan menggantikan Alfin serta Nibras pada posisi pengumpan dan pemain berlawanan.
“Kami melakukan rotasi dengan memasukkan Rama dan Dio. Perubahan itu berjalan baik karena Indonesia kembali meraih poin demi poin hingga memenangi set ketiga,” kata Nur.
Indonesia akhirnya membalikkan keadaan dan menutup set terakhir dengan skor 25-21. Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Kamboja tidak meraih satu set pun.
