Evakuasi berlangsung sekitar dua jam. Seluruh anakan ular berhasil diamankan dan dibawa ke Pos Damkar Karangawen. Namun, petugas belum menemukan induk ular yang diduga masih berada di dalam sarang.
Menurut Toga, pencarian induk ular tidak dapat dilakukan secara maksimal karena membutuhkan pembongkaran lantai rumah. Petugas akan kembali ke lokasi apabila pemilik rumah melaporkan kemunculan ular tersebut.
Dalam proses evakuasi, seorang petugas sempat tergigit salah satu anakan kobra. Meski demikian, luka yang dialami tidak membahayakan karena diduga bisa ular tidak sempat masuk ke dalam tubuh korban.
“Kondisinya tidak fatal, hanya tergigit. Diduga bisanya tidak masuk,” ujar Toga. (Vinolla)
