Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Transaksi BBM Subsidi 100 Persen Menggunakan QR Code dengan Pendaftar Subsidi Tepat 236.977 Kendaraan di Aceh
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Transaksi BBM Subsidi 100 Persen Menggunakan QR Code dengan Pendaftar Subsidi Tepat 236.977 Kendaraan di Aceh
Ekonomi

Transaksi BBM Subsidi 100 Persen Menggunakan QR Code dengan Pendaftar Subsidi Tepat 236.977 Kendaraan di Aceh

Farih
Farih Published 03 Apr 2023, 14:14
Share
3 Min Read
8cd8c91c ff05 49e1 8b93 61558c13ebc5
Stasiun pengisian BBM. Foto: Pertamina
SHARE

IPOL.ID – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut sangat mengapresiasi masyarakat Aceh yang telah mendukung Program Subsidi Tepat. Dengan adanya program ini, pendistribusian BBM subsidi lebih termonitor, tepat sasaran dan tepat volume.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria mengatakan, pihaknya mencatat hingga 28 Maret 2023, jumlah pendaftar yang sudah memiliki QR Code Subsidi Tepat di Aceh sebanyak 236.977 kendaraan. Jumlah itu terdiri dari 147.305 kendaraan konsumen Pertalite dan 89.672 kendaraan konsumen Biosolar.

“Dari data kami, total pendaftar yang telah meregistrasikan kendaraannya dan mendapatkan QR Code Subsidi Tepat sebanyak 236.977 kendaraan di Aceh. Terima kasih atas sambutan baik dari masyarakat Aceh yang telah mendukung dan melakukan registrasi Program Subsidi Tepat,” ujar Satria dalam keterangannya, Senin (3/4).

Ia menjelaskan, Program Subsidi Tepat bertujuan untuk mendata kendaraan yang menggunakan Pertalite dan Solar. Melalui pendataan, diharapkan penyaluran BBM bersubsidi dapat lebih termonitor dan mencegah kecurangan atau penyalahgunaan di lapangan. Sehingga BBM subsidi tersalurkan bagi masyarakat yang memang berhak.

“Manfaat dari Program Subsidi Tepat ini, kita dapat memonitoring pergerakan transaksi Jenis BBM Tertentu (JBT) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP). Dengan pemberlakuan program ini, kita dapat memantau kondisi stok dan jumlah transaksi BBM subsidi di SPBU,” katanya.

Untuk transaksi pembelian Biosolar pada Maret ini mencapai lebih kurang 144.146 dan 152.460 transaksi untuk pembelian Pertalite. Semua transaksi pembelian BBM subsidi ini sudah menggunakan QR Code Subsidi Tepat.

“Semua transaksinya itu 100 persen sudah menggunakan QR Code. Jika QR Code hilang, rusak atau dicuri maka masyarakat dapat melakukan reset QR Code. Tidak ada batasan reset QR Code,” katanya.

Menurut Satria, ada dua wilayah yang tidak menggunakan QR Code Subsidi Tepat di Provinsi Aceh yaitu Pulau Simeulue dan Pulau Sabang. Hal ini disebabkan karena dua pulau tersebut termasuk pulau Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Selain itu, populasi mobil juga tidak terlalu banyak di Pulau Simeulue dan Pulau Sabang.

“Di Pulau Simeulue dan Sabang tidak diterapkan QR Code Subsidi Tepat karena wilayahnya kecil dan termasuk pulau 3T,” katanya.

Sementara itu, Sales Area Manager Retail Pertamina Patra Niaga wilayah Aceh, Arwin Agustri Nugraha menambahkan, sejak penerapan QR Code Subsidi Tepat, konsumsi harian BBM jenis Biosolar mengalami penurunan. Stok BBM subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) juga tercukupi dan aman.

“Konsumsi Biosolar pada Februari tahun ini lebih rendah bila dibandingkan dengan Desember tahun lalu. Dengan diterapkannya QR Code Subsidi Tepat, hampir tidak ada SPBU yang kritis stoknya karena jumlah stok selalu lebih besar dan menyesuaikan dari permintaan (demand),” kata Arwin.

Selain itu, lanjutnya, penggunaan QR Code Subsidi Tepat ini juga dapat melihat transaksi BBM Subsidi yang tidak wajar. Dengan sistem digitalisasi, Pertamina Patra Niaga dapat merekam semua transaksi BBM Subsidi termasuk jenis konsumennya termasuk pelat nomor kendaraan.(Yudha Krastawan)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Aceh, Pertamina, QR code, transaksi BBM
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Screenshot 5 Korut Eksekusi Wanita Hamil karena Tunjuk Potret Mendiang Kim Il-sung
Next Article kemen esdm Kasus Tukin di Kementerian ESDM: 10 Orang Diperiksa dan Sudah Dinonjobkan

TERPOPULER

TERPOPULER
Xabi Alonso
Headline

Xabi Alonso Sepakat Latih Chelsea

Nasional
Miris! Dugaan Child Grooming Terjadi di Dunia Pendidikan
17 May 2026, 12:23
Headline
Prabowo Respons Santai Rupiah Anjlok, Sebut Orang Desa Tak Pakai Dolar
17 May 2026, 10:55
Jakarta Raya
SIM Keliling Jakarta Minggu 17 Mei Buka di 2 Lokasi
17 May 2026, 09:21
Headline
Usai Lawatan Trump, Giliran Putin Sambangi Xi Jinping
17 May 2026, 13:13
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?