Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Starbucks, Antara Filosofi Kopi dan Gaya Hidup di Era Globalisasi Ekonomi
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Gaya hidup > Starbucks, Antara Filosofi Kopi dan Gaya Hidup di Era Globalisasi Ekonomi
Gaya hidup

Starbucks, Antara Filosofi Kopi dan Gaya Hidup di Era Globalisasi Ekonomi

Timur
Timur Published 16 Sep 2023, 06:02
Share
6 Min Read
Starbucks sebagai sebuah fenomena sosial, gaya hidup dan simbol sebuah peradaban kota maju.
Starbucks didenda oleh pengadilan di California karena teledor dengan tutup gelas.. Foto: Dom J / Pexels
SHARE

IPOL.ID – Sipa tak kenal kedai kopi Starbucks? Kedai ini disimbolkan sebagai tempat bersosialisasi masyarakat perkotaan yang sudah maju. Di sisi lain terdapat sejumlah tantangan ekonomi dan sejarah panjang pertanian kopi di seluruh dunia yang butuh perhatian.

Demikian garis besar yang coba diangkat forum diskusi budaya membahas buku tertajuk “Paradoks Starbucks : Petani Kopi, Globalisasi Ekonomi, dan Perdagangan Adil.” Diskusi diusung Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Masyarakat dan Budaya (PRMB), dan  Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora (OR IPSH) di Jakarta secara daring baru-baru ini.

Kepala PRMB, Lilis Mulyani dalam pembukaan, mengungkapkan tujuan forum untuk bertukar gagasan hasil riset maupun publikasi terbaru dengan para peneliti BRIN maupun mitra baik akademisi serta masyarakat luas. “Hasil penelitian BRIN perlu disampaikan kepada masyarakat! Ini salah satu cara mengembangkan budaya literasi ilmiah di kalangan masyarakat,” ungkap Lilis dilansir dari laman brin.go.id.

12345Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: ekonomi, filosofi kopi, gaya hidup, globalisasi, kopi, kopi darat, petani, sejarah kopi, Starbucks
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Screenshot 7 1 Pelaku Begal Payudara di Bandung Diringkus Polisi
Next Article Beras shirataki bertekstur lebih kenyal dan lebih bening dari beras biasa. Lebih Sehat dan Cocok untuk Diet, Yuk Simak Keunggulan Beras Shirataki

TERPOPULER

TERPOPULER
Ilustrasi tenaga kesehatan yang diduga melakukan malpraktik sunat laser. Foto: Kemenkes
Nasional

Instruksikan Revisi Regulasi Internship Kedokteran, Menkes: Berlaku Segera!

Nasional
Kepala BMKG Tegaskan Pentingnya Teknologi untuk Kemanusiaan
10 May 2026, 10:00
Ekonomi
Indonesia Punya Pabrik Kawat Baja Baru di Subang, Nilainya Rp300 Miliar
10 May 2026, 13:30
Olahraga
Raih Penghargaan Pelatih Terbaik, Dhaarma Raj Kaget Ditanya Menpora Erick Thohir Ingin Jadi WNI
10 May 2026, 15:28
Ekonomi
Olahan Salak Naik Kelas, BRI Bawa SALAKU Tembus Pasar Global di Food & Hospitality Asia (FHA) 2026 di Singapura
10 May 2026, 13:22
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?