Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Desa Devisa Gula Aren Maros, Maniskan Dunia dan Tingkatkan Kesejahteraan
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Desa Devisa Gula Aren Maros, Maniskan Dunia dan Tingkatkan Kesejahteraan
Ekonomi

Desa Devisa Gula Aren Maros, Maniskan Dunia dan Tingkatkan Kesejahteraan

Farih
Farih Published 07 May 2024, 14:11
Share
3 Min Read
9797c74d d106 407a 88cf 90e989a65925
Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi bagian Selatan, Djaka Kusmartata menyambut baik program LPEI untuk mendorong potensi gula aren Maros sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Foto: Dok LPEI
SHARE

IPOL.ID – Gula aren telah menjadi pemanis alami yang digunakan dalam berbagai kulinari di Indonesia maupun dunia. Namun, lebih dari sekadar rasa manisnya, gula aren juga menyimpan kekayaan kesehatan dan sarat akan kebudayaan yang mampu menciptakan daya tarik tersendiri bagi penikmatnya bahkan menjadi komoditas ekspor yang menjanjikan.

LPEI sebagai Lembaga Keuangan milik Pemerintah Republik Indonesia melaksanakan kegiatan pendampingan dan pelatihan kepada para penderes sebagai sebuah langkah konkrit melestarikan komoditas gula aren serta mendorong komoditas tersebut mendunia.

Upaya ini diwujudkan melalui peresmian Desa Devisa Gula Aren Maros berkolaborasi dengan Kemenkeu Satu dan Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan, yang diresmikan pada Selasa (30/4/2024) lalu.

Desa Devisa Gula Aren Maros menaungi sekitar 2.220 orang penderes yang berasal dari 80 desa. Sekitar 55 persen di antaranya adalah perempuan dan 80 persen penderes diketahui mengalami putus sekolah (SD/SMP).

Kepala Divisi Jasa Konsultasi LPEI, Ilham Mustafa mengatakan, Desa Devisa Gula Aren Maros akan membuka kesempatan bagi penderes untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus merawat lingkungan dan ekosistem hutan secara berkelanjutan.

24bb840f d49c 443f 8cf0 ca64bbec9db6

Ilham Mustafa mengatakan saat ini Desa Devisa Maros telah melakukan ekspor ke Belanda dan Korea Selatan dengan kapasitas 18 ton untuk setiap pengiriman. Dengan pendampingan dari LPEI, diharapkan produksi gula aren dari wilayah Maros dan sekitarnya akan meningkat serta memperluas pasar ekspor ke Asia dan Timur Tengah.

“LPEI sebagai perpanjangan tangan pemerintah hadir di sini untuk mendorong peningkatan kompetensi dan kapasitas usaha para penderes hingga akhirnya mereka dapat ekspor secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Ilham melalui keterangannya, Selasa (7/5/2024).

Dalam pengembangan Desa Devisa Gula Aren Maros, LPEI bekerja sama dengan Golata Healthy Brand, lembaga pendamping yang sekaligus akan memfasilitasi hasil panen para petani dari Desa Devisa Gula Aren Maros menuju pasar global. LPEI akan memberikan serangkaian pelatihan dan pendampingan kepada para penderes dengan melibatkan narasumber yang kompeten di bidangnya.

Program pelatihan dan pendampingan LPEI diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan para penderes baik dari aspek produksi, manajemen maupun tata cara ekspor dan diharapkan dapat meningkat kualitas dan kapasitas produksi secara ramah lingkungan sehingga mampu meningkatkan daya saing produk di pasar global serta menjadi model bagi pengembangan desa berkelanjutan.

“Dalam upaya mendukung keberlanjutan lingkungan Desa Devisa gula aren Maros melibatkan praktik-praktik pertanian organik dan pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab. Salah satunya adalah pengelolaan limbah hasil produksi gula aren untuk diolah menjadi etanol agar dapat dimanfaatkan kembali, sehingga tercipta ekonomi sirkular dan berkelanjutan,” kata Ilham.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi bagian Selatan, Djaka Kusmartata mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik program LPEI untuk mendorong potensi gula aren Maros sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kesempatan ini harus dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para petani.

“Bea Cukai akan terus membantu dari awal hingga akhir agar pendampingan Desa Devisa dari LPEI dapat dimanfaatkan dengan baik,” katanya. (Yudha Krastawan)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: devisa, Gula aren, Gula aren maros
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article teuku Viral Video Klarifikasi Tengku Ryan Terkait Isi Gugatan Ria Ricis
Next Article 1d740025 93bc 4c9c a189 74ced5dbd0ef My Kopi Battle Day Wave Dripper Competition, Perkenalkan Kampung Eco Edu Ekowisata Kebun Kopi Pertama di Kota Malang

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260512 WA0192
Jakarta Raya

4 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, Srikandi Demokrat di Kebon Sirih Minta Dinkes Geber Langkah Pencegahan

Olahraga
Riau Bhayangkara Run 2026 Kembali Digelar 19 Juli
13 May 2026, 06:28
Nasional
Menag Bentuk Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama 2026: Jembatan Persatuan Umat
13 May 2026, 08:55
Headline
Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat MPR Digugat ke PN Jakpus
13 May 2026, 13:45
Jabodetabek
Info Terbaru Lokasi dan Jadwal Layanan SIM Keliling Warga Bekasi Rabu 13 Mei 2026
13 May 2026, 08:00
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?