Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Robot Penjelajah Curiosity Telah Mengeksplorasi Planet Mars Selama Sembilan Tahun
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Tekno/Science > Robot Penjelajah Curiosity Telah Mengeksplorasi Planet Mars Selama Sembilan Tahun
Tekno/Science

Robot Penjelajah Curiosity Telah Mengeksplorasi Planet Mars Selama Sembilan Tahun

Iqbal
Iqbal Published 08 Aug 2021, 09:01
Share
3 Min Read
Curiosity 1
obot penjelajah Curiosity Mars milik NASA menggunakan dua kamera berbeda di depan batu bernama Mont Mercou, yang tingginya 6 meter. Foto: NASA
SHARE

indoposonline.id – NASA telah meluncurkan sebuah robot seukuran mobil ke luar angkasa pada November 2011 silam. Robot mendarat di dalam Kawah Gale yang memiliki lebar 154 kilometer di Planet Mars pada 5 Agustus 2012.

Sejak saat itu, Curiosity telah membantu para ilmuwan lebih memahami kelayakhunian Mars di masa lalu dan bagaimana planet ini berubah dari waktu ke waktu. Misalnya, pengamatan rover telah menunjukkan bahwa Gale memiliki sistem danau-dan-aliran di masa lalu, yang mampu mendukung kehidupan seperti di Bumi selama jutaan tahun pada suatu waktu.

Pada bulan September 2014, Curiosity mencapai dasar Gunung Sharp, yang memiliki ketinggian 5,5 km dari pusat Kawah Gale. Robot beroda enam itu kemudian mulai menaiki jalur yang lebar dan landai, serta menganalisa lapisan-lapisan batu yang dilaluinya saat memanjat.

Tertanam di lapisan-lapisan itu adalah sejarah iklim Mars, yang bergeser selama ribuan tahun dari yang relatif hangat dan basah menjadi dingin dan kering. Dan Curiosity sekarang siap untuk mengumpulkan data yang dapat menjelaskan perubahan ini.

Baca Juga

space x 1
NASA Batalkan Peluncuran Misi Berawak ke Bulan pada Maret 2026, Ini Alasannya
Alexsandro Alvino Siswa SMA di Riau Bobol Sistem NASA dan Raih Penghargaan
2 Astronot NASA Kembali ke Bumi setelah 9 Bulan Terdampar di Antariksa

Penjelajah hampir mencapai bagian Gunung Sharp yang kaya akan batuan yang mengandung sulfat, yang menunjukkan lingkungan relatif kering. Lapisan yang telah diperiksa Curiosity di lereng sejauh ini umumnya mengandung lempung, yang terbentuk dengan adanya air cair.

Curiosity telah membuat sejumlah penemuan menarik lainnya selama berada di Mars. Misalnya, robot telah menemukan bahan kimia organik, bahan penyusun kehidupan yang mengandung karbon seperti yang kita kenal. Dan penjelajah telah mendeteksi beberapa lonjakan konsentrasi metana, yang di sini di Bumi dihasilkan terutama oleh makhluk hidup. Metana juga dapat diproduksi oleh proses abiotik, dan sumber gas di Kawah Gale tetap menjadi misteri.

Selama sembilan tahun di Mars, Curiosity telah menempuh jarak total 25,98 km. Dan odometernya bisa terus berdetak untuk beberapa waktu ke depan.

“Kendaraan dalam kondisi sehat, meskipun usianya relatif lanjut,” kata anggota tim misi, dan sistem tenaga nuklirnya dirancang untuk beroperasi selama minimal 14 tahun. Semua pembahasan tahun dalam cerita ini mengacu pada tahun Bumi. Tahun Mars lebih panjang, masing-masing berlangsung sekitar 687 hari Bumi.

Curiosity bukan satu-satunya robot yang aktif di permukaan Mars. Pendarat InSight NASA telah mendengarkan Marsquakes sejak pendaratan November 2018, dan penjelajah Perseverance mendarat Februari lalu di dalam Kawah Jezero selebar 45 km.

Perseverance, yang banyak dimodelkan pada Curiosity, berburu tanda-tanda kehidupan Mars kuno dan mengumpulkan sampel untuk kembali ke Bumi di masa depan. Perseverance melakukan perjalanan ke Mars dengan helikopter Ingenuity seberat 1,8 kg, yang telah melakukan 10 penerbangan di dalam Jezero.
Iklan

Lalu ada rover Zhurong, yang merupakan bagian dari Tianwen-1, misi Mars yang sepenuhnya dikembangkan sendiri di China. Zhurong mendarat pada 14 Mei, memulai misi permukaan yang dirancang untuk berlangsung setidaknya tiga bulan.

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: misi luar angkasa, nasa, planet mars, sains
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Pelari Norwegia Jakob Ingebrigtsen Ingebrigtsen Pecahkan Rekor 1.500 Meter Putra Olimpiade
Next Article DISWAY Santai 2 T

TERPOPULER

TERPOPULER
Ramalan Zodiak
Gaya hidup

Ramalan Zodiak 17 Mei: Mulai dari Cinta, Karier, Kesehatan hingga Keuangan

HeadlineNasional
Intip Persiapan Sidang Isbat Awal Zulhijjah Hari ini, 17 Mei 2026
17 May 2026, 16:02
Olahraga
Cukur Semen Padang 7-0, Tavares Justru Kritik Permainan Persebaya
17 May 2026, 14:13
Nasional
Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Dzulhijjah 1447 H
17 May 2026, 11:45
Gaya hidup
Pakai Cara Ini Agar Pohon Cabai Tumbuh Subur hingga Berbuah Lebat
17 May 2026, 19:30
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?