Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Krisis Air Dapat Berdampak pada Setengah Produksi Pangan Dunia di 2050
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Krisis Air Dapat Berdampak pada Setengah Produksi Pangan Dunia di 2050
Ekonomi

Krisis Air Dapat Berdampak pada Setengah Produksi Pangan Dunia di 2050

Farih
Farih Published 18 Oct 2024, 23:02
Share
2 Min Read
Ilustrasi - Krisis air jika tidak ditanggulangi akan membahayakan produksi pangan di seluruh dunia di 2050. Foto: Freepik
Ilustrasi - Krisis air jika tidak ditanggulangi akan membahayakan produksi pangan di seluruh dunia di 2050. Foto: Freepik
SHARE

IPOL.ID – Krisis air jika tidak cepat ditanggulangi dapat membahayakan terhadap lebih dari setengah produksi pangan dunia pada Tahun 2050.

Para ahli memperingatkan persoalan tersebut dalam sebuah laporan utama yang diterbitkan pada Kamis (17/10/2024).

“Hampir 3 miliar orang dan lebih dari setengah produksi pangan dunia kini berada di wilayah-wilayah di mana total penyimpanan airnya diperkirakan mengalami penurunan,” ujar laporan oleh Komisi Global tentang Ekonomi Air (GCEW) dilansir VOA, pada Jumat (18/10/2024).

Laporan tersebut juga memperingatkan bahwa krisis air dapat menyebabkan penurunan PDB rata-rata sebesar delapan persen untuk negara-negara berpendapatan tinggi pada 2050. Sebanyak 15 persen untuk negara-negara berpendapatan rendah.

Gangguan siklus air, “Memiliki dampak ekonomi global yang besar,” seperti diurai dalam laporan tersebut.

Kemudian penurunan ekonomi bakal menjadi konsekuensi dari “dampak gabungan dari perubahan pola curah hujan dan peningkatan suhu akibat perubahan iklim, bersama dengan penurunan total penyimpanan air dan kurangnya akses ke air bersih dan sanitasi”.

Dalam menghadapi krisis tersebut, laporan itu menyerukan agar siklus air dipandang sebagai “komoditas umum global” dan melakukan transformasi tata kelola air di semua tingkatan.

“Biaya yang dikeluarkan dalam tindakan ini sangat kecil dibandingkan dengan kerugian yang akan ditimbulkan karena ketidakpedulian yang terus-menerus terhadap ekonomi dan kemanusiaan,” dipaparkan dalam laporan itu.

Kendati air sering dianggap sebagai “anugerah alam yang melimpah,” laporan tersebut menekankan bahwa air itu langka dan mahal untuk diangkut.

Laporan tersebut menyerukan penghapusan “Subsidi yang merugikan di sektor-sektor yang membutuhkan banyak air atau mengalihkannya ke solusi penghematan air dan memberikan dukungan yang tepat sasaran bagi masyarakat miskin dan rentan”.

“Kita harus memadukan harga air dengan subsidi yang tepat,” terang Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia, Ngozi Okonjo-Iweala, salah satu Ketua GCEW, selama pengarahan daring pada Kamis (17/10/2024).

Ketua lainnya, Presiden Singapura, Tharman Shanmugaratnam menekankan perlunya melihat air sebagai masalah global, untuk “Berinovasi dan berinvestasi”.

“Guna menyelesaikan krisis dan menstabilkan siklus hidrologi global,” pungkasnya. (Joesvicar Iqbal)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: krisis air, produksi pangan dunia
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article 12 MPR Pastikan Persiapan Pelantikan Presiden Terpilih Sudah Rampung
Next Article Pj Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi usai dilantik.(foto dok pemprov Pj Teguh Bakal Gerak Cepat Lanjutkan Pembangunan di DKI

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260524 WA0088
HeadlineNews

Ramalan Zodiak Pekan Ini 24–31 Mei 2026: Ada Kabar Mengejutkan soal Cinta dan Rezeki

Olahraga
Hydroplus Soccer League Surabaya 2026: Tigers Football Academy dan Arema FC Women Berbagi Gelar di Dua Kategori Umur
24 May 2026, 08:43
Hukum
Kuasa Hukum Protes Keras Pembongkaran Paksa 15 Kontainer Milik PT PMM
24 May 2026, 20:33
Olahraga
5000 Pelari Ramaikan Starbucks Run 2026 di GBK
24 May 2026, 12:08
News
RSC-WSC Gelar Temu Kangen: Edukasi Lawan Love Scam
24 May 2026, 13:15
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?