Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Muhadjir Usul Anak Masuk SD Lebih Cepat Jadi 6 Tahun
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nasional > Muhadjir Usul Anak Masuk SD Lebih Cepat Jadi 6 Tahun
Nasional

Muhadjir Usul Anak Masuk SD Lebih Cepat Jadi 6 Tahun

Farih
Farih Published 21 Oct 2024, 15:41
Share
2 Min Read
ilustrasi siswa sekolah dasar
Ilustrasi siswa sekolah dasar sebagai bagian dari anggaran pendidikan yang APBN biayai. Foto: dok. ipol.id
SHARE

IPOL.ID – Mantan Menteri Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengusulkan usia masuk sekolah bagi peserta didik diubah. Jika sebelumnya usia sekolah diwajibkan pada saat memasuki usia 7 tahun, kebijakan tersebut harus diubah menjadi 6 tahun.

Permintaan itu disampaikan Muhadjir Effendy kepada Menko PMK baru, Pratikno untuk mempercepat usia anak masuk Sekolah Dasar (SD).

“Angka anak usia SD itu sudah bersekolah, yang mungkin nanti perlu mendapatkan koreksi dari Pak Menko itu adalah awal masuk sekolah, yang sekarang ini masih 7 tahun sebaiknya dipercepat menjadi 6 tahun,” kata Muhadjir usai serah terima jabatan di Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2024).

Muhadjir mengatakan kebijakan anak masuk SD 7 tahun awalnya dibuat karena jumlah sekolah kurang. Dia mengatakan saat ini sudah banyak sekolah-sekolah, namun kekurangan siswa SD.

Baca Juga

pendidikan kewirausahaan
Pendidikan Kewirausahaan Sejak Dini, Melatih Anak Kreatif, Inovatif dan Bermental Tangguh
Pemerintah Klaim Turunkan Angka Kemiskinan, tapi Sulit Menahan ‘Longsor’ Kelas Menengah ke Jurang Kemiskinan
Cak Imin Kritik Usulan Muhadjir Effendy Naikkan UKT Mahasiswa Baru

“Karena saat ini siswa harus berusia 7 tahun. Akibatnya banyak jumlah anak yang mau masuk sekolah, sementara sekolahnya tidak cukup. Sekarang sudah banyak SD yang nggak punya, nggak dapat siswa, karena itu sebetulnya perlu segera dikoreksi, 6 tahun mereka bisa masuk sekolah,” ujarnya.

Muhadjir menyampaikan capaian Kemenko PMK dibawah kepemimpinannya. Dia mengatakan adanya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM).

“Dari 71,92 poin pada 2019, menjadi 74,39 poin pada tahun 2023. Insyaallah tahun 2024 ini sudah berubah angkanya,” ujar dia.

Kemudian, Muhadjir menuturkan terdapat pula penurunan angka kemiskinan, dari semula 9,41% di 2019 menjadi 9,034% di Maret 2024. Begitu angka kemiskinan ekstrem turut mengalami penurunan, dari 2,7% di 2019 menjadi 0,83% di Maret 2024.

“Mudah-mudahan survei terakhir tahun 2024 angka ini bisa lebih dikoreksi lebih baik,” ucapnya.

Muhadjir mengatakan angka stunting juga mengalami penurunan. Di mana, kata dia, awalnya angka stunting berada di 27,7% pada 2019, menjadi 21,5% di 2023.

“Tingkat pengangguran di Indonesia juga telah berhasil ditekan dari 5,28 pada tahun 2019, menjadi 4,82% pada tahun 2024,” ujarnya.(sofian)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Muhadjir Effendy, sekolah dasar, usia masuk sd
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Terekam Kamera CCTV, tiga remaja nekat ambil jemuran warga diPasir Putih, Bojongsari, Kecamatan Sawangan Depok, Jawa Barat. Foto: IG, @medsoszone.id Viral 3 ABG Terekam CCTV Maling Jemuran di Sawangan Depok
Next Article para relawan pemadam kebakaran wilayah Jakarta Timur mengikuti lomba ketangkasan relawan pemadam kebakaran (redkar chalenge) di Kantor Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kota Jakarta Timur di Jalan Pemuda, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, pada Senin (21/10/2024). Foto: Ist 650 Relawan Pemadam Jakarta Timur Ikuti Lomba Ketangkasan

TERPOPULER

TERPOPULER
Kuasa hukum perwakilan umat Buddha, Raka Dwi Permana bersama Ketua Vihara Catur Arya Satyani, Pemangkat, Pang Dewo, perwakilan umat Buddha Vihara Catur Arya Satyani dan Kuasa hukum Yayasan Catur Arya Satyani, Titin, saat melakukan audiensi dengan Kapoksi Komisi III DPR RI fraksi PKB, Gus Abduh dan jajaran, Jumat (22/5/2026). Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
Hukum

Aset Vihara dan Yayasan di Pemangkat Diduga Dirampas, Umat Buddha Langsung Mengadu ke Komisi III DPR

Olahraga
Tim TPP PB IKASI Putuskan Hanya Satu Bursa Calon Ketua Yang Penuhi Syarat
22 May 2026, 21:59
Ekonomi
BRI Consumer Expo 2026 Hadir di Jakarta, Tawarkan Promo Menarik untuk Hunian, Kendaraan, hingga Liburan
22 May 2026, 23:09
Jakarta Raya
Masyarakat Resah Jakarta Barat Dijuluki Gotham City, Kenneth DPRD DKI: Saya Bakal Jadi Batman
23 May 2026, 12:31
Ekonomi
BRI Hadirkan QRIS Alipay Dinamis Buka Gerbang Transaksi Global bagi Merchant Indonesia
22 May 2026, 21:59
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?