Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: BI Buka Suara Soal Uang Palsu UIN Makassar yang Sulit Dibedakan dengan Uang Asli
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Kriminal > BI Buka Suara Soal Uang Palsu UIN Makassar yang Sulit Dibedakan dengan Uang Asli
Kriminal

BI Buka Suara Soal Uang Palsu UIN Makassar yang Sulit Dibedakan dengan Uang Asli

Farih
Farih Published 23 Dec 2024, 15:31
Share
3 Min Read
Barang bukti kasus uang palsu. Foto: Ist
Barang bukti kasus uang palsu. Foto: Ist
SHARE

IPOL.ID – Polisi berhasil mengungkap sindikat pencetak uang palsu yang beroperasi di perpustakaan UIN Alauddin Makassar. Uang palsu ini sulit dibedakan dengan uang asli lantaran para pelaku mencampur uang asli dan palsu dengan perbandingan satu banding dua.

Menanggapi kasus tersebut, Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Marlison Hakim mengatakan, BI juga siap mendukung Polda Sulawesi Selatan.

Ia menegaskan bahwa BI siap membantu proses penyidikan dengan melakukan klarifikasi barang bukti uang palsu dan menyediakan bantuan ahli rupiah jika diperlukan.

“BI juga siap mendukung Polri dalam proses penyidikan kasus tersebut dengan melakukan klarifikasi atas barang bukti uang palsu dan siap memberikan bantuan ahli Rupiah dalam hal diperlukan,” jelas Marlison, dikutip pada Senin (23/12).

Marlison menyebut, koordinasi tersebut sejalan dengan peran Polri dan BI sebagai bagian unsur Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu (Botasupal). Unsur Botasupal ini terdiri dari Badan Intelijen Negara, Kepolisian Negara, Kejaksaan Agung, Kementerian Keuangan dan BI.

BI mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak khawatir dalam bertransaksi tunai. Masyarakat diharapkan mengenali ciri-ciri uang asli dengan metode 3D: Dilihat, Diraba, dan Diterawang.

Nantinya jika masyarakat menemukan uang yang diduga palsu, masyarakat diminta melaporkannya kepada pihak berwenang, perbankan, atau BI.

Marlison menambahkan bahwa rasio uang palsu terhadap uang yang diedarkan (UYD) menunjukkan tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga

BNI berpartisipasi dalam Jakarta Kreatif Festival 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) di Istora Senayan, Jakarta, pada 4–5 Juli 2026. Foto: Dok BNI
BNI Perkuat Sinergi dengan BI, Dorong Ekonomi Kreatif dan Pembayaran Digital Nasional
COD Motor Nekat Pakai Uang Palsu Keendus Korban, Pelaku Sempat Kabur Dikepung Massa
466.535 Lembar Uang Rupiah Palsu Dimusnahkan

Pada tahun 2024, rasio tersebut berada di angka 4 lembar per juta uang yang beredar (4 ppm), lebih rendah dibandingkan tahun 2022 dan 2023 yang masing-masing mencatat 5 ppm.

Tak hanya itu, kualitas uang palsu yang ditemukan juga sangat rendah, menggunakan kertas HVS dan cetak offset biasa, sehingga mudah dikenali oleh masyarakat dengan metode 3D.

Sebagai informasi, dikutip dari Currency News edisi November 2024, uang kertas Rp50.000 tahun emisi 2022 meraih peringkat ke-2 “World’s Most Secure Currencies” versi BestBrokers, sebuah lembaga independen yang fokus pada analisis dan pemeringkatan financial trading platform.

Hal tersebut juga menunjukkan bahwa uang Rupiah kertas Rp50.000 tahun edaran 2022 sebagai pecahan teraman ke-2 di dunia dengan 17 fitur keamanan canggih.

BI mengimbau masyarakat untuk waspada dan mengenali ciri-ciri uang rupiah asli, terutama pada pecahan besar seperti Rp100 ribu.

Untuk menghindari uang palsu masyarakat bisa melihat beberapa cara yang dianjurkan meliputi:

1. Efek Safeting Colour: Periksa dengan memiringkan uang untuk melihat efek warna yang berubah.
2. Perhatikan Mikroteks: Jika gambar terlihat buram, itu indikasi uang palsu.
3. Bahannya Berbeda: Uang asli memiliki bahan khusus yang tidak mudah dipalsukan.(Vinolla)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Bank Indonesia, BI, uang palsu, uang palsu makassar, uni makassar
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Seri Kedua M-15 Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2024 mulai di gelar Seri Kedua M-15 Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2024 mulai di gelar
Next Article Anggota DPRD DKI Jakarta, Neneng Hasanah.(Foto dok pribadi) Banjir Rob, Bunda Neneng Minta Pemprov Kirim Tim Kesehatan dan Makanan Secara Kontinu ke Pulau Seribu

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260723 093125
Olahraga

Kejurnas Wushu Kungfu dan Alam Sutera Taolu Open 2026: 700 atlet dari 13 Provinsi Bersaing Ketat

Nasional
Lindungi Pekerja Migran Indonesia, Aplikasi Baru Ini Siapkan Tombol Darurat hingga E-Wallet
23 Jul 2026, 19:45
HeadlineJabodetabek
Viral! Alphard Terobos Zebra Cross Bundaran HI, Diduga Pakai Pelat Palsu Kini Diburu Polisi
23 Jul 2026, 17:16
HeadlineNews
Dipanggil KPK, Pj Bupati Muara Enim Bakal Diperiksa dalam Kasus Suap Pengkondisian Hasil Audit BPK
23 Jul 2026, 15:51
Hukum
Ratusan Konsumen Modernland Cilejit Tagih Janji Sertifikat ke William Honoris
23 Jul 2026, 13:07
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?