Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: STIT At Taqwa dan STIT Muhammad Mardiyana Bantah Isu Terima Mahasiswa Belum Lulus SMA
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nusantara > STIT At Taqwa dan STIT Muhammad Mardiyana Bantah Isu Terima Mahasiswa Belum Lulus SMA
Nusantara

STIT At Taqwa dan STIT Muhammad Mardiyana Bantah Isu Terima Mahasiswa Belum Lulus SMA

Farih
Farih Published 22 Jan 2025, 21:35
Share
2 Min Read
Ketua STIT At Taqwa dan STIT Muhammad Mardiyana H. Ii Somantri didampingi Dr Isop Syafe'i memberikan keterangan bantahan isu menerima mahasiswa belum lulus SMA kepada awak media usai sidang senat terbuka dalam rangka Wisuda Program Sarjana di hotel di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (22/1/2025). Foto: Ist
Ketua STIT At Taqwa dan STIT Muhammad Mardiyana H. Ii Somantri didampingi Dr Isop Syafe'i memberikan keterangan bantahan isu menerima mahasiswa belum lulus SMA kepada awak media usai sidang senat terbuka dalam rangka Wisuda Program Sarjana di hotel di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (22/1/2025). Foto: Ist
SHARE

IPOL.ID – STIT At Taqwa dan STIT Muhammad Mardiyana membantah keras isu yang beredar terkait dugaan penerimaan mahasiswa yang belum lulus SMA atau Paket C.

Bantahan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua STIT At Taqwa dan STIT Muhammad Mardiyana, H. Ii Somantri, didampingi Dr. Isop Syafe’i, kepada awak media usai sidang senat terbuka dalam rangka Wisuda Program Sarjana di sebuah hotel di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (22/1/2025).

“Bagaimana mungkin, seseorang yang belum lulus SMA atau sederajat (Paket C) bisa diterima menjadi mahasiswa,” tutur Somantri.

Karena, dikatakan oleh Somantri, untuk hal tersebut ada persyaratan wajib calon mahasiswa yang harus diupload ke Dikti di antaranya, seperti Ijasah SMA atau sederajat, KTP, Kartu Keluarga (KK) dan lainnya.

“Apakah iya seseorang yang belum lulus SMA atau sederajat mempunyai ijasah? Atau seseorang yang belum belum lulus SMA atau sederajat bisa lolos di Dikti. Dimana logika berpikir dan akal sehatnya?,” tukasnya.

“Kalau sekiranya menemukan di kampus kami ada yang seperti itu, lebih baik langsung dikonfirmasi serta membawa buktinya pada kami,” tegas Somantri.

Dalam hal ini pula, pihaknya akan selalu kooperatif dan sangat terbuka bilamana ada rekan-rekan dari media ada yang mau mengonfirmasi atau diklarifikasi.

Lebih lanjut, Somantri menjelaskan, perihal dirinya dituduh bungkam terkait dengan belum memberikan jawaban beberapa pertanyaan yang seseorang pertanyakan belum lama ini.

“Beberapa hari ini kami sangat disibukkan dengan akan diadakannya acara sidang senat terbuka dalam rangka Wisuda Program Sarjana”.

“Silahkan saja datang langsung ke kampus kami sekaligus bawa bukti bilamana ada hal-hal yang harus diklarifikasi, jangan sampai merugikan salah satu pihak,” tutup Somantri. (Joesvicar Iqbal)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: sma, STIT At Taqwa, STIT Muhammad Mardiyana
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Suasana pelaksanaan psikosial kepada anak-anak yang dihadiri oleh Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati (rompi dan kemeja hijau) di SD Inpres 25 Tongute Goin, Halmahera Barat, Maluku Utara, pada Selasa (21/1/2025). Foto: Ist BNPB Berikan Dukungan Operasional Penanganan Erupsi Gunung Ibu untuk Pengungsi
Next Article Penahanan tiga tersangka korupsi penjualan aset Batanghari Sembilan oleh penyidik pidana khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel), Rabu (22/1/2025). Foto: Seksi Penkum Kejati Sumsel Kejati Sumsel Tetapkan dan Tahan 3 Tersangka Korupsi Penjualan Aset Batanghari Sembilan

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260503 WA0049
Jakarta Raya

Rasyidi HY Harapkan Umat Islam Berkurban Sesuai Anjuran Rasulullah

HeadlineOlahraga
Ditahan PSV 2-2, Ajak Amsterdam Terncam Gagal ke Liga Champions, Marthen Paes Cemerlang
03 May 2026, 06:00
Ekonomi
Kemenkeu Pastikan Kondisi Purbaya Sehat, Kabar Sakit Tidak Benar
03 May 2026, 09:22
Nasional
Pelaku Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital Nilai Batas Potongan Platform 8 Persen Berisiko Ganggu Keberlanjutan Ekosistem Digital
03 May 2026, 09:02
HeadlineOlahraga
Tahan Napoli, Como Tembus 5 Besar Liga Italia, Inter Milan Diambang Scudetto
03 May 2026, 06:32
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?