IPOL.ID – Tujuh daerah di Sumatera Utara mengalami bencana banjir dan longsor setelah diguyur hujan deras sejak Sabtu pekan lalu hingga Selasa malam (25/11/2025). Intensitas hujan yang tinggi membuat sejumlah sungai meluap, memicu kerusakan parah, korban jiwa, hingga ribuan warga terdampak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut melaporkan, daerah dengan dampak terparah terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Tapanuli Selatan (Tapsel). Di wilayah tersebut, korban jiwa ditemukan dan puluhan warga mengalami luka-luka.
Di Kabupaten Tapanuli Tengah, empat warga Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun longsor yang menimpa rumah mereka. Para korban adalah Dewi Hutabarat, seorang ibu rumah tangga, serta tiga anaknya: Tio Arta Rouli Lumbantobing, Vania Aurora Lumbantobing, dan Ilona Lumbantobing.
Selain itu, bencana banjir yang melanda wilayah ini menyebabkan 1.952 kepala keluarga (KK) terdampak. Sebaran keluarga terdampak berada di sejumlah kecamatan, yaitu:
