IPOL.ID- Penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro mengundang reaksi dari sejumlah kalangan di dunia, termasuk Indonesia.
Mantan Capres RI 2024 lalu, Anies Baswedan ikut angkat bicara dan mengkritisi serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela.
Menurutnya, serangan ke Venezuela bertentangan dengan prinsip-prinsip kedaulatan dan multilateralisme yang telah lama diperjuangkan AS.
“Sebagai negara yang mengklaim sebagai penjaga demokrasi global, tindakan unilateral ini menimbulkan pertanyaan serius tentang konsistensi prinsip-prinsip tersebut, terutama di dunia multipolar saat ini di mana pengaruh Rusia dan Tiongkok di Amerika Latin semakin kuat,” jelas Anies, melalui akun X @aniesbaswedan, Minggu (4/1/2026).
Capres yang kalah dari Prabowo itu mengaku khawatir, serangan dan penangkapan tersebut akan menyebabkan ketidakstabilan global.
Anies pun mengimbau Indonesia untuk tetap waspada dan lebih strategis dalam menentukan arah kepentingan nasional.
“Hal ini berisiko memicu ketidakstabilan yang meluas, memaksa negara-negara seperti Indonesia untuk menavigasi kepentingan nasional kita secara lebih strategis, daripada sekadar mengikuti arus ideologis,” ujarnya.

