Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Kian Diminati, Pengguna Face Recognition KAI Capai Hampir 750 Ribu Orang
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Kian Diminati, Pengguna Face Recognition KAI Capai Hampir 750 Ribu Orang
Ekonomi

Kian Diminati, Pengguna Face Recognition KAI Capai Hampir 750 Ribu Orang

Face recognition memungkinkan pelanggan melakukan boarding tanpa tiket fisik dan tidak perlu report menunjukan identitas.

Timur
Timur Published 07 Jan 2026, 15:23
Share
3 Min Read
Menggunakan moda kereta api, penumpang kini tak perlu memperlihatkan KTP, cukup dengan face recognition. Foto: kai.id
Menggunakan moda kereta api, penumpang kini tak perlu memperlihatkan KTP, cukup dengan face recognition. Foto: kai.id
SHARE
IPOL.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 748.855 pelanggan memanfaatkan fasilitas face recognition selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Pemanfaatan teknologi ini menjadi bagian dari upaya KAI menghadirkan layanan maksimal di tengah peningkatan mobilitas masyarakat.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa face recognition selain mempermudah dan mempercepat proses boarding, juga memberikan dampak positif terhadap efisiensi operasional serta aspek keberlanjutan lingkungan.
“Face recognition memungkinkan pelanggan melakukan boarding tanpa tiket fisik dan tidak perlu report menunjukan identitas. Selain meningkatkan kenyamanan dan kelancaran perjalanan, inovasi ini juga mendukung komitmen KAI terhadap keberlanjutan karena mengurangi penggunaan kertas yang bahan bakunya berasal dari pohon,” ujar Anne.
Selama periode Nataru 2025/2026, penggunaan face recognition oleh 748.855 pelanggan setara dengan penghematan sekitar 1.872 roll kertas tiket dengan efisiensi biaya pembelian kertas sekitar Rp27,6 juta selama periode tersebut.
Penghematan ini sekaligus berkontribusi pada pengurangan konsumsi sumber daya alam dan limbah kertas, sejalan dengan prinsip keberlanjutan yang terus diperkuat KAI.
Lima stasiun dengan jumlah pengguna face recognition tertinggi selama Nataru 2025/2026 adalah:
1. Gambir: 145.025 pelanggan
2. Yogyakarta: 91.064 pelanggan
3. Pasarsenen: 68.303 pelanggan
4. Semarang Tawang: 51.805 pelanggan
5. Purwokerto: 43.485 pelanggan
Saat ini, fasilitas face recognition telah tersedia di 22 stasiun, yakni Bandung, Bekasi, Cirebon, Cirebon Prujakan, Gambir, Jember, Kiaracondong, Kutoarjo, Lempuyangan, Medan, Malang, Madiun, Pekalongan, Pasarsenen, Purwokerto, Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Solo Balapan, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, dan Yogyakarta.
Sepanjang masa Angkutan Nataru 2025/2026, KAI melayani 4.179.095 pelanggan, tumbuh 12,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja operasional tetap terjaga dengan On Time Performance keberangkatan mencapai 99,68 persen dan ketepatan waktu kedatangan 96,13 persen.
“Terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang diberikan selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru. KAI akan terus meningkatkan layanan digital dan operasional secara berkelanjutan agar perjalanan kereta api semakin andal, aman, nyaman, dan ramah lingkungan,” tutup Anne.
Ke depan, KAI berkomitmen memperluas inovasi layanan berbasis teknologi sebagai bagian dari transformasi perusahaan, sekaligus memperkuat peran kereta api sebagai moda transportasi publik yang mendukung mobilitas nasional dan pertumbuhan Ekonomi yang berkelanjutan. (tim)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: angkutan nataru, face recognition, kai, KAI.id, kereta api, nataru, nataru 2025 2026, penumpang
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Foto: dok. PDIP PDIP Gelar Rakernas Bahas Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD
Next Article KNMP diharapkan mampu mendorong perekonomian masyarakat nelayan pesisir. Foto: Dok Humas Tekan Pengangguran, Pembangunan 65 KNMP Serap 17 Ribu Lebih Tenaga Kerja

TERPOPULER

TERPOPULER
Ilustrasi ledakan. Foto: iStock
Headline

Gudang Amunisi di Madiun Meledak, Sejumlah Anggota TNI Terluka

BNI
BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan
16 Jul 2026, 18:42
Nusantara
Viral di Medsos, Turis Australia Tegur Keras Pengunjung Diduga Kotori Pulau Padar
16 Jul 2026, 11:22
Nasional
Kawal Ekonomi Sirkular dan Perdagangan Global, Indonesia Pimpin Pertemuan Pakar Metrologi Asia Pasifik di Yogyakarta
16 Jul 2026, 15:33
Jakarta Raya
Khoirudin: Penguatan Sistem Pemantauan Kualitas Udara Penting untuk Melindungi Masyarakat
16 Jul 2026, 17:44
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?