IPOL.ID-Anggota DPRD DKI Jakarta mengungkapkan keresahannya. Hal itu dikarenakan, aspirasi masyarakat yang disampaikan saat reses, justru tidak kunjung terealisasi karena mandeknya pengerjaan di Dinas dan Sudin di Jakarta.
“106 anggota dewan tidak punya pokir. Artinya Reses tempat anggota DPRD mendengarkan aspirasi warga. Tentu harapan masyarakat usulan-usulan itu bisa terealisasi,” ujar anggota Fraksi Nasdem di Kebon Sirih, Muhammad Idris, Kamis (22/1/2026).
Dengan tidak adanya tindaklanjut dari eksekutif. Anggota DPRD DKI yang terpilih dari dapil II, Jakarta Utara itu mengkhawatirkan hilangnya kepercayaan masyarakat pada anggota dewan yang dipilihnya pada pileg 2024 lalu.
“Hingga kini banyak sekali di Jakarta ini yang tidak tersentuh pembangunan. Padahal, masyarakat sudah membayar pajak dengan jumlah yang cukup besar. Sangat ironis, justru banyak masyarakat yang tidak merasakan dampak dari pembangunan itu,” bebernya.
Sikap pesimistis juga disampaikan anggota Fraksi Golkar, Sardi Wahab. Menurutnya, musim penghujan awal 2026 menjadi ujian sebagai anggota dewan. Karena banyaknya usulan dari masyarakat, khususnya dalam hal penanggulangan banjir di Jakarta.
