Pemerintah Kota Depok meminta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) cabang Depok untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) ke-7 HIPMI Kota Depok pada Selasa (17/02/2026).
“Penting peran generasi muda sebagai penggerak ekonomi daerah dengan sinergi yang lebih kuat dengan pemerintah kota dalam hal mencetak pengusaha baru. Kami minta tiap tahun HIPMI bisa cetak seribu pengusaha,” kata Chandra.
Ia menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan HIPMI tidak hanya akan membuka ruang dialog dan kolaborasi, tetapi juga mempengaruhi arah kebijakan ekonomi yang berpihak pada pemberdayaan UMKM dan wirausaha pemula.
Salah satu poin penting yang disampaikan Chandra adalah dorongan kepada HIPMI untuk menjadi “pabrik pengusaha muda” yang secara konsisten mampu melahirkan minimal 1.000 pengusaha muda baru setiap tahunnya. Target ini bukan sekadar angka, tetapi juga bagian dari strategi pembangunan ekonomi lokal yang diarahkan untuk menciptakan peluang kerja, meningkatkan inovasi, serta memperkuat basis ekonomi masyarakat Depok secara luas.

