Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: BRIN – KemenPAN-RB Uji Instrumen Kompetensi Digital ASN, Kejar Target 90 Persen di 2029
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nasional > BRIN – KemenPAN-RB Uji Instrumen Kompetensi Digital ASN, Kejar Target 90 Persen di 2029
Nasional

BRIN – KemenPAN-RB Uji Instrumen Kompetensi Digital ASN, Kejar Target 90 Persen di 2029

Fokus utama kegiatan ini adalah murni kualitas instrumen, bukan hasil nilai individu peserta.

Timur
Timur Published 29 Apr 2026, 13:21
Share
4 Min Read
Ilustrasi uji komtenesi ASN. Foto: Kemenpan RB
Ilustrasi uji komtenesi ASN. Foto: Kemenpan RB
SHARE

IPOL.ID – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi menjadi lokasi uji coba (piloting) nasional untuk instrumen pengukuran kompetensi dan budaya digital Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah strategis ini dilakukan untuk memetakan kemampuan digital ASN guna mendukung percepatan transformasi pemerintahan berbasis digital menuju visi Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Selasa (28/4) ini menempatkan BRIN sebagai living policy lab atau laboratorium kebijakan hidup. Di sini, instrumen yang disusun oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) diuji validitas dan keterbacaannya sebelum nantinya diimplementasikan secara massal di seluruh instansi pemerintah.

Sekretaris Utama BRIN, Nur Tri Aries Suestiningtyas, menekankan transformasi digital bukan sekadar soal teknologi, melainkan kesiapan sumber daya manusianya. Menurutnya, penguatan kompetensi digital tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri oleh setiap lembaga.

“Penguatan kompetensi dan budaya digital ASN perlu dilakukan secara bersama-sama. Kolaborasi antar-instansi menjadi kunci agar transformasi digital pemerintahan dapat berjalan lebih cepat dan efektif,” ujar Nur.

Baca Juga

Foto: Kemendikdasmen
Badan Bahasa Gandeng Kampus dan Pemda, Perkuat Literasi dan Bahasa di Aceh
TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas
Hadiri Perayaan Paskah Kementerian ATR/BPN, Menteri Nusron: Paskah Membangun Semangat Kebangkitan Bangsa

Ia menambahkan hasil uji coba di BRIN akan memastikan mekanisme pelaksanaan pengukuran benar-benar efektif sebelum diterapkan pada skala nasional.

Upaya ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 yang memprioritaskan transformasi tata kelola. Pemerintah telah menetapkan target pada 2025, sebanyak 50 persen ASN diharapkan memiliki kompetensi digital optimal, dan angka ini dipatok lebih tinggi hingga 90 persen pada 2029.

Kepala Pusat Riset Kebijakan Publik BRIN, Yanuar Farida Wismayanti, menjelaskan pencapaian target tersebut memerlukan strategi. “Diperlukan kolaborasi lintas sektor dan penyusunan instrumen pengukuran yang tepat. Kami ingin melihat apakah ada naskah soal yang menyebabkan salah tafsir, sehingga masukan dari peserta di BRIN ini sangat berharga untuk penyempurnaan soal,” jelas Yanuar.

Instrumen yang sedang dikembangkan ini memotret empat aspek utama, yakni literasi digital, kemahiran digital, kepemimpinan digital (digital leadership), dan budaya digital yang berlandaskan nilai BerAKHLAK. Dalam uji coba kali ini, para peserta diminta menyelesaikan ratusan soal dengan durasi waktu tertentu berdasarkan rumpun kompetensi masing-masing.

Misalnya, pada rumpun Literasi Digital, peserta mengerjakan 125 soal dalam 120 menit, sementara untuk Budaya Digital terdapat 52 soal dengan durasi 60 menit. Selain melalui asesmen langsung, pemetaan juga dilakukan melalui mekanisme rekognisi pembelajaran lampau (RPL) untuk mendapatkan gambaran kompetensi yang lebih akurat.

Asisten Deputi Transformasi Digital Pemerintahan Kementerian PAN-RB, Fahmi Alusi, mengingatkan fokus utama kegiatan di BRIN ini adalah kualitas instrumen, bukan hasil nilai individu peserta. “Fokusnya adalah memastikan instrumen mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan lapangan. Masukan peserta sangat penting sebelum instrumen ini diimplementasikan secara luas,” tegas Fahmi.

Pengembangan instrumen ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian PAN-RB, BRIN, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Badan Kepegawaian Negara (BKN). Nantinya, data hasil asesmen nasional akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merancang program pengembangan kompetensi ASN yang lebih terarah dan berbasis data (evidence-based policy).

Dengan peran BRIN sebagai laboratorium uji coba ini, diharapkan transformasi digital pemerintahan tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar terwujud melalui layanan publik yang lebih adaptif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (tim)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: brin, Kabinet Merah Putih, kemenpan RB, Uji Kompetensi, uji kompetensi ASN
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article IMG 20260429 WA01191 KA Jarak Jauh Sudah Melintas di Stasiun Bekasi Timur, Layanan KRL Tunggu Izin KNKT
Next Article IMG 20260429 WA0128 Dirilis Film Dokumenter Timnas Indonesia yang Rekam Perjuangan, Emosi, dan Kebanggaan Satu Bangsa

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260429 WA0182
HeadlineOlahraga

Laga krusial Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Persib  di Pekan ke-30 BRI Super League

Gaya hidupHeadline
Dirilis Film Dokumenter Timnas Indonesia yang Rekam Perjuangan, Emosi, dan Kebanggaan Satu Bangsa
29 Apr 2026, 13:37
Headline
Panas! Ormas Islam Bakal Polisikan Ade Armando dan Grace Natalie terkait Dugaan Fitnak ke JK
29 Apr 2026, 08:59
Hukum
Kejati Sumsel Tetapkan 2 Tersangka Perintangan Penyidikan Terkait Korupsi Jaringan Komunikasi di Muba
29 Apr 2026, 07:15
Ekonomi
Perkuat Peran Perempuan dalam Mendorong Pembangunan Nasional di Era Digital
29 Apr 2026, 09:29
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?