IPOL.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan terlibat percakapan telepon panas terkait kelanjutan eskalasi militer terhadap Iran.
Media Israel Channel 12 menyebut pembicaraan keduanya berlangsung “panjang dan dramatis”. Namun, tidak dijelaskan secara rinci isi percakapan tersebut.
Kedua pemimpin disebut sedang frustrasi dan memiliki pandangan berbeda soal kelanjutan perang melawan Iran.
Sampai saat ini, Gedung Putih maupun kantor Netanyahu belum memberikan pernyataan resmi mengenai pembicaraan tersebut.
Sebelumnya, pada Minggu (17/5), Trump dan Netanyahu juga berbicara lewat telepon selama lebih dari 30 menit. Pembahasan saat itu berfokus pada mengenai “kemungkinan dimulainya kembali perang di Iran”.
Setelah percakapan itu, Trump memperingatkan Iran melalui akun Truth Social miliknya. Ia mengatakan bahwa “waktu terus berjalan” bagi Teheran.
Namun pada Senin malam, Trump mengumumkan penundaan rencana serangan terhadap Iran yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung Selasa. Trump mengatakan penundaan dilakukan atas permintaan Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab.
