IPOL.ID-Darurat sampah di Jakarta makin sulit dihindari. Mayoritas anggota Komisi d DPRD DKI pun mengungkapkan banyaknya laporan yang datang, terkait lambatnya pengangkutan sampah rumah tangga beberapa pekan terakhir. Walhasil, sampah banyak yang mangkrak di perkampungan warga dan trotoar jalan.
Menyikapi itu, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike meminta Dinas Lingkungan Hidup (LH) segera mengambil langkah cepat guna mengatasi persoalan tersebut.
“Jangan sampai ini menjadi bom waktu. Masyarakat tidak tahu apa masalahnya, yang mereka lihat kendaraan banyak tetapi sampah tidak diangkut,” ujar Yuke Yurike Kamis (21/5/2026).
Menurutnya, penumpukan sampah di sejumlah wilayah dipicu oleh berkurangnya ritase (jumlah atau perhitungan perjalanan yang dilakukan oleh kendaraan truk)
pengangkutan sampah serta situasi kritis di TPST Bantargebang yang saat ini menghadapi keterbatasan lahan.”Faktor cuaca juga menjadi penyebab, yang mengakibatkan banjir dan hujan,” katanya.
Wakil Bendahara Umum DPP PDI-P itu pun mengungkapkan, berkurangnya frekuensi pengangkutan membuat sampah menumpuk di lingkungan warga. Bahkan, kata dia di beberapa wilayah pengangkutan yang sebelumnya dilakukan beberapa kali dalam seminggu, kini menjadi dua minggu sekali.
