IPOL.ID- Proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan menjadi perhatian publik setelah siswi asal Makassar, Cathlyn Yvaine Lesmana, gagal melaju ke tingkat nasional.
Cathlyn yang merupakan siswi SMA Cerdas Bangsa Makassar sebelumnya dikabarkan masuk dalam tiga besar calon delegasi Sulsel untuk seleksi Paskibraka nasional di Jakarta. Namun, namanya tidak tercantum dalam daftar akhir peserta yang dinyatakan lolos.
Kondisi tersebut memicu polemik di media sosial. Sejumlah warganet mempertanyakan mekanisme penilaian dan proses seleksi yang dinilai kurang terbuka.
Nama Cathlyn ramai diperbincangkan lantaran disebut memperoleh nilai sempurna dalam tahapan seleksi. Di sisi lain, beredar informasi bahwa dirinya dinilai tidak fasih menggunakan bahasa daerah. Cathlyn diketahui menguasai bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin.
Polemik itu turut mendapat perhatian dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Ia berharap seluruh tahapan seleksi dapat dilakukan secara objektif dan menjunjung asas keadilan.
