IPOL.ID-Getsa Zainine (15 tahun) berpotensi untuk revans atas unggulan keenam, Maula Saya (14) pada perdelapan final pekan kedua turnamen DETEC International Junior Championship, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa, 2 Juni 2026.
Pada pekan pertama turnamen resmi ITF (International Tennis Federation) di Stadion Tenis Gelora Merdeka ini, Getsa harus mengakui keunggulan Saya dalam dua set langsung, 1-6, 2-6.
“Aku bermain nothing to lose saja. Sudah sering ketemu Maula di Kejuaraan Nasional dan belum pernah menang darinya. Dia pemain yang bagus dan pintar. Servis dan slicenya bagus,” ujar Getsa, siswi SMPN 1 Bendosari, Sukoharjo.
Kendati demikian, Getsa tetap mengevaluasi pertemuan perdana mereka di sirkuit ITF Junior. Petenis berkacamata itu mengakui bahwa dirinya kerap membuang peluang. Fokusnya kerap buyar pada momen-momen krusial seperti game point.
“Ya, pekan lalu, sering banget udah dapet 40 duluan dan enggak bisa ngambil game. Akun malah mati sendiri,” ujar Getsa, pengidola Jannik Sinner.
Dirinya pun bertekad untuk tidak mengulang kesalahan. Sekalipun enggan mematok target, petenis belia ini ingin mengerahkan semua kemampuan terbaik dan meningkatkan kualitas permainan pada edisi kelima turnamen besutan DETEC (Deddy Prasetyo Tennis Club) untuk petenis berusia hingga 18 tahun ini.
