Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Indonesia Intip Kekuatan Industri Xiamen untuk Percepat Transformasi Manufaktur
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Indonesia Intip Kekuatan Industri Xiamen untuk Percepat Transformasi Manufaktur
Ekonomi

Indonesia Intip Kekuatan Industri Xiamen untuk Percepat Transformasi Manufaktur

Iqbal
Iqbal Published 13 Jun 2026, 16:05
Share
4 Min Read
Pabrik pengolah sampah terbesar di dunia, dinyatakan telah memenuhi standar emisi Euro-6. RDF Plant Rorotan mampu mengolah 2.500 ton sampah per hari menjadi 875 ton bahan bakar RDF. Foto: Ist
Ilustrasi pengembangan industri manufaktur. Foto: Ist
SHARE

IPOL.ID – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperluas jejaring kerja sama internasional guna mempercepat transformasi industri nasional dan mendongkrak daya saing sektor manufaktur di kancah global. Momentum strategis ini diambil Kemenperin dengan menjajaki peluang kolaborasi yang lebih erat bersama Pemerintah Kota Xiamen, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), di sela-sela rangkaian BRICS Forum on Partnership on New Industrial Revolution (PartNIR) 2026.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa Forum BRICS PartNIR merupakan platform krusial dalam memperkuat transformasi industri dan adopsi teknologi mutakhir. “Indonesia berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi internasional yang mampu memberikan nilai tambah nyata bagi pengembangan industri nasional, khususnya dalam menyongsong era revolusi industri keempat,” ujar Menperin di Jakarta.

Langkah taktis tersebut ditindaklanjuti melalui pertemuan bilateral antara delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Tri Supondy, dengan Walikota Xiamen, Wu Bin, di Xiamen, pekan lalu. Pertemuan tersebut fokus membahas optimalisasi potensi Xiamen sebagai salah satu Special Economic Zone (SEZ) atau Zona Ekonomi Khusus terkemuka di Tiongkok, serta peluang investasi pada sektor-sektor strategis.

“Kami melihat Xiamen memiliki ekosistem industri yang sangat maju dan relevan dengan arah pengembangan industri Indonesia. Melalui kemitraan yang lebih erat, kami berharap dapat mendorong masuknya investasi, transfer teknologi, serta kolaborasi yang mendukung penguatan rantai pasok global dan pengembangan kawasan industri yang berkelanjutan,” ungkap Dirjen KPAII, Tri Supondy.

Baca Juga

Agus Gumiwang Kartasasmita
Mantap, Investasi Manufaktur Global Terus Meningkat di Luar Jawa
ALLPACK INDONESIA 2025 Hadirkan Inovasi Global untuk Masa Depan Industri Kemasan dan Manufaktur
Startup Deep Tech Indonesia Ini Kembangkan Kustomisasi Industrial Berbasis IoT

Tri menambahkan, Indonesia membuka pintu kerja sama yang luas bagi pelaku usaha asal Xiamen. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Xiamen telah mengajukan proposal kerja sama yang membidik sejumlah sektor unggulan untuk dijadikan pipeline investasi, meliputi industri otomotif, data center, layanan kesehatan, pariwisata digital, sektor perikanan, hingga konstruksi prefabrikasi.

Sebagai salah satu SEZ pertama di RRT, Kota Xiamen dikenal memiliki keunggulan kompetitif pada industri semikonduktor, komponen elektronik, peralatan listrik pintar, logistik pelabuhan, hingga pemeliharaan aviasi (Maintenance, Repair, and Overhaul/MRO). Potensi besar ini dinilai sejalan dengan agenda prioritas peta jalan Making Indonesia 4.0 serta pengembangan kawasan industri modern yang terintegrasi di Tanah Air.

Dalam kesempatan tersebut, delegasi Indonesia turut mempromosikan daya tarik investasi di sektor perwilayahan industri. Saat ini, Indonesia memiliki 175 kawasan industri dengan total luas mencapai lebih dari 98 ribu hektare. Kawasan-kawasan ini siap menampung investor dari Xiamen dengan dukungan berbagai insentif fiskal maupun nonfiskal guna menjamin iklim usaha yang kondusif, kompetitif, dan aman.

Hubungan ekonomi antara Indonesia dan RRT sendiri terus menunjukkan tren positif. RRT saat ini berstatus sebagai mitra dagang terbesar Indonesia dengan nilai perdagangan bilateral mencapai USD154,5 miliar pada tahun lalu. Selain perdagangan, RRT juga konsisten menjadi salah satu investor utama di Indonesia, dengan fokus besar pada sektor hilirisasi komoditas, manufaktur, dan pembangunan infrastruktur industri.

Melalui partisipasi aktif dalam agenda BRICS PartNIR, Indonesia menegaskan posisinya untuk terus memperluas akses pasar dan kemitraan teknologi global. Kerja sama konkret yang tengah dijajaki dengan Pemerintah Kota Xiamen diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan ekonomi bilateral, tetapi juga mempercepat terciptanya ekosistem manufaktur nasional yang inovatif, mandiri, dan berkelanjutan. (ahmad)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Industri Xiamen, manufaktur, Percepat Transformasi
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article darurat nuklir Pengawasan Radioaktivitas Lingkungan Perkuat Kepercayaan Publik terhadap Teknologi Nuklir
Next Article IMG 20260613 WA00591 Komut Pertamina Mochamad Iriawan Panjat Tangki Avtur Inspeksi Sarfas AFT Ngurah Rai di Hari Libur

TERPOPULER

TERPOPULER
Mlatiwangi, UMKM tas serat alam asal Kota Semarang yang berdiri sejak 2017 dan kini produknya telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia hingga pasar mancanegara. Foto: Dok BRI
Ekonomi

Berawal dari Pesanan Kerabat di Amsterdam, Mlatiwangi Kembangkan Tas Serat Alam hingga Tembus Pasar Internasional Berkat LinkUMKM BRI

Hukum
Tersangka Korupsi MBG Ajukan JC, Begini Respon Pengamat
13 Jun 2026, 14:43
Nasional
Proyek Mega Prison X Reformasi Hukum Pidana Nasional, Komisi XIII Minta Evaluasi
13 Jun 2026, 07:58
Hukum
Periksa Iskandar Sitorus, KPK Dalami Dugaan Obstruction Of Justice Dalam Perkara Korupsi di Ditjen Bea Cukai
13 Jun 2026, 10:40
Tekno/Science
PLN Terus Dukung Ekosistem Digital Nasional, Listriki Data Center Hingga 2×725 MVA untuk Digital Edge Indonesia
13 Jun 2026, 14:17
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?