Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Pasca Gempa, BMKG Ingatkan Warga Pasaman Barat Ancaman Banjir
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Pasca Gempa, BMKG Ingatkan Warga Pasaman Barat Ancaman Banjir
Headline

Pasca Gempa, BMKG Ingatkan Warga Pasaman Barat Ancaman Banjir

Farih
Farih Published 28 Feb 2022, 15:45
Share
4 Min Read
Foto aerial titik longsor setelah gempa bumi magnitudo 61 mengguncang Sumatera Barat yang diambil di Kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat Minggu
Foto aerial titik longsor setelah gempa bumi magnitudo 6,1 mengguncang Sumatera Barat yang diambil di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Minggu (27/2/2022). (BNPB)
SHARE

IPOL.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan warga Pasaman Barat, Provinsi Sumatra Barat terkait adanya ancaman lanjutan usai guncangan gempa magnitudo 6.2 pada Jumat (26/2/2022) kemarin.

“Untuk gempa InsyaAllah perkembangannya jauh melandai. Artinya, gempa-gempa susulan yang terjadi semakin melemah menuju kestabilan,” ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangan tertulis dikutip pada Senin (28/2/2022).

Dia mengatakan, yang saat ini perlu diwaspadai adalah potensi bencana hidro meteorologi berupa potensi banjir ataupun banjir bandang, serta longsor, mengingat saat ini masih musim penghujan. Masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai pada lereng G. Talamau diminta lebih waspada dan siaga karena potensi tersebut bisa sewaktu-waktu terjadi.

“Jadi kewaspadaan masyarakat harus bergeser, tidak lagi soal gempa tapi bencana akibat musim penghujan. Berdasarkan hasil survei, teridentifikasi luapan banjir sedimen mencapai radius kurang lebih 200 m dari tepi sungai. Maka warga yang bermukim dan beraktivitas di sepanjang aliran sungai yg mengalir dari lereng atas G. Talamau diimbau untuk menghindari zona dalam radius 200 meter dari tepi sungai, apabila hujan turun di lereng gunung tersebut. Situasi ini diperkirakan akan berlangsung hingga Maret – April,” imbuhnya.

Dia mengungkapkan saat ini BMKG dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan upaya mitigasi guna mereduksi dampak jika sewaktu-waktu bencana hidrometeorologi menerjang.

Pencegahan dilakukan BMKG dengan memonitor cuaca dan intensitas hujan. Di samping itu, BWS melakukan pengerukan sedimen lumpur atau material longsoran yang terjadi akibat gempa dan tersapu oleh hujan atau aliran sungai agar aliran air tidak meluap ke pemukiman warga.

Diketahui upaya pengerukan sekaligus untuk mencegah terbentuknya sumbatan material endapan longsoran pada lembah sungai. Sumbatan-sumbatan material tersebut sering terjadi akibat longsor saat gempa, dan akan berbahaya bila membendung aliran air hujan dan aliran sungai dari arah hulu. Pasalnya, bendung tersebut sewaktu-waktu dapat jebol bila air terus terakumulasi dan menekan, seiring dengan peningkatan curah hujan.

BMKG, lanjut dia, secara intensif melakukan monitoring cuaca dengan radar cuaca, serta memberikan prakiraan dan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di area hulu sungai lereng Gunung Talamau.

“Kami juga melakukan identifikasi zona bahaya di sempadan sungai dan sempadan lereng,” ujarnya.

Sementara terkait gempa bumi, Dwikorita menyampaikan bahwa usai gempa melanda Pasaman, pihaknya langsung melakukan survei untuk memetakan tingkat kerentanan tanah terhadap guncangan gempa. Tingkat kerentanan tanah dipetakan dengan melakukan pengukuran terhadap berbagai jenis tanah dan batuan di sekitar pusat gempa.

“BMKG juga terus memonitor dan memetakan gempa-gempa susulan untuk memperkirakan kapan gempa susulan akan berakhir. Hasil survei disiapkan untuk direkomendasikan kepada Pemerintah Daerah, agar secara ketat memperhatikan “building code” untuk standard bangunan tahan gempa, terutama pada zona-zona yang rentan mengalami guncangan gempa,” kata dia.

Dari hasil pengukuran tersebut, akan dipetakan secara faktual zona yang rentan mengalami guncangan kuat di kemudian hari.

“Nantinya akan terverifikasi, mana-mana daerah dengan tingkat kerentanan atau guncangan tinggi, menengah, dan rendah, sebagai informasi bagi pemerintah daerah dalam melakukan pembangunan kembali wilayah,” terangnya.

Dwikorita juga mengimbau para korban gempa untuk kembali ke rumah masing-masing apabila kondisi rumah masih utuh dan layak huni. Selain itu, rumah tersebut berada di luar zona 200 meter dari tepi sungai.

“Tidak usah percaya hoaks atau kabar bohong yang sengaja disebarkan untuk menakut-nakuti masyarakat. Pastikan informasi yang diperoleh valid langsung dari BMKG. Silahkan pantau terus kanal-kanal komunikasi BMKG. Bukan hanya update soal gempa, namun juga kondisi cuaca dan peringatan dini,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam survei lapangan tersebut, Kepala BMKG didampingi Kepala Pusat Seismologi Teknik Rahmat Triyono, Kepala Balai Besar Wilayah 1 BMKGDarmawan, serta Koordinator BMKG provinsi dan lima kepala stasiun BMKG di wilayah Sumatra Barat. BMKG juga berkoordinasi dengan BNPB, Bupati Kabupaten Pasaman Barat beserta jajarannya, terutama Kalaksa BPBD dan Kepala Dinas Kominfo, serta bersinergi dengan Tim Balai Wilayah Sungai setempat.

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Banjir, bmkg, Gempa, pasaman barat
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article satu 2 134 Putin Targetkan Kemenangan Penuh atas Ukraina pada 2 Maret
Next Article 7e3c693a729fee82406eedc4c181547f 754x Jelang Duel Penuh Gengsi Persib Versus Persija, Sudirman Tekankan Ini ke Pemain

TERPOPULER

TERPOPULER
Latihan bersama simulasi Joint Exercise Business Continuity Management System (BCMS) Tumpahan Minyak melibatkan 30 stakeholder, di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (12/5/2026). Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
Ekonomi

KSOP Tanjung Priok Inisiasi BCMS, Integrasikan 30 Stakeholder Hadapi Krisis Pelabuhan

Politik
Pembahasan RKPD 2027 Molor, Diduga Pengaruh Isu Pergantian Ketua DPRD DKI
12 May 2026, 17:51
HeadlineJabodetabek
Nahas Mobil MBG Seruduk Lapak Pedagang di Bekasi, Korban Terpental di Depan Minimarket
12 May 2026, 19:58
HeadlineNews
Kepala BNPB Ingatkan Indonesia Punya Risiko Bencana Tinggi
12 May 2026, 18:55
Ekonomi
Gali Ide Inovatif Gen-Z, Pegadaian Semarang Luncurkan Business Case Competition 2026 di UNNES
12 May 2026, 19:15
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?