Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Perkuat Sinergi, Bank Mandiri Hadirkan Co-branding E-money dengan Kemensetneg
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Bank Mandiri > Perkuat Sinergi, Bank Mandiri Hadirkan Co-branding E-money dengan Kemensetneg
Bank MandiriEkonomi

Perkuat Sinergi, Bank Mandiri Hadirkan Co-branding E-money dengan Kemensetneg

Farih
Farih Published 02 Aug 2022, 13:25
Share
3 Min Read
38910fff 4268 49dc 99cc 8532e6c4f9f7
Bank Mandiri Hadirkan Co-branding E-money dengan Kemensetneg. Foto: Ist.
SHARE

IPOL.ID – Bank Mandiri kembali menunjukkan komitmen dalam mendorong inklusi keuangan di Indonesia serta menjadi mitra finansial pilihan utama bagi masyarakat.

Komitmen ini diwujudkan lewat penandatanganan kesepakatan dengan Biro Kerjasama Teknik Luar Negeri (KTLN) Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) terkait pemanfaatan produk e-money sebagai kartu mitra co-branding untuk Portal Perizinan Tenaga Asing dan Fasilitas – Kerja Sama Teknik Luar negeri (PINTAS-KTLN).

Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara RI Setya Utama mengatakan, PINTAS KTLN menjadi langkah terbaru dari Kemensetneg sebagai showcase of the nation dalam kampanye Pemerintahan Dilan (Digital Melayani). Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik  berbasis teknologi informasi yang transparan dan aksesibel.

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, PINTAS KTLN merupakan aplikasi untuk mempermudah dan mempercepat proses penerbitan surat persetujuan penugasan dan rekomendasi fasilitas keimigrasian tenaga asing dalam kerangka kerja sama teknik.

Dengan menggandeng Ford Foundation, Biro Kerja Sama Teknik Luar Negeri (Biro KTLN), Kemensetneg berharap mampu mewujudkan layanan perizinan bagi tenaga asing secara digital, mudah, cepat dan fleksibel.

“Kartu PINTAS ini juga merupakan kartu identitas tenaga asing yang merupakan salah satu keluaran aplikasi PINTAS KTLN,” ujarnya dalam sambutan perjanjian kerjasama co-branding e-money PINTAS-KTLN di Jakarta, Selasa (2/8).

Adapun, kerjasama ini ditandai dengan penyerahan simbolis kartu co-branding Mandiri e-money PINTAS oleh SVP Government Solution Group Bank Mandiri Nila Mayta Dwi Rihandjani kepada Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara RI Setya Utama dan Country Representative Ford Foundation Indonesia Alexander Irwan di Gedung Krida Bhakti, Jakarta.

Nila menambahkan, sinergi ini merupakan realisasi keinginan Bank Mandiri untuk memberikan nilai tambah serta solusi keuangan kepada seluruh stakeholder perseroan. Tak hanya itu, sinergi diharapkan juga dapat menyatukan persepsi dalam mendukung program-program pemerintah utamanya yang dilakukan di Kementerian/Lembaga.

“Sebagai salah satu bank BUMN, Bank Mandiri terus mengembangkan layanan dan produk perbankan berbasis digital agar berbagai transaksi keuangan dapat dilakukan secara cepat, aman dan transparan sesuai kebutuhan nasabah, termasuk Kementerian dan Lembaga Negara,” terangnya.

Lebih lanjut, dengan memanfaatkan layanan keuangan Bank Mandiri, pegawai Kementerian Sekretariat Negara RI nantinya juga akan dapat mengakses produk-produk pembiayaan segmen konsumer untuk mendukung pemenuhan kebutuhan perbankan pegawai.

“Tak hanya dalam hal pengelolaan transaksi keuangan secara cashless, kerjasama kali ini diharapkan dapat lebih menguatkan pengembangan sistem teknologi dalam bertransaksi keuangan serta penguatan produk dan layanan dari Bank Mandiri untuk Kementerian Sekretariat Negara RI” ujar Nila.

Sebagai informasi, Bank Mandiri terus fokus dalam pengembangan bisnis kartu prabayar. Hasilnya, hingga Juni 2022, Bank Mandiri telah menerbitkan 27,4 juta kartu berlogo e-money dengan rata-rata transaksi per bulan sebanyak 93,5 juta transaksi senilai Rp 1,65 trilliun. Saat ini, uang elektronik berlogo e-money dapat digunakan untuk melakukan transaksi di 175 ribu merchant yang berkerjasama. (ydh)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: bank mandiri, co-branding e-money
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Ilustrasi OJK. Foto: OJK OJK Perkuat Ekosistem Laporan Keuangan Pelaku Usaha Jasa Keuangan
Next Article 60efc658af96de20cb938d56 formasi kemenkominfo cpns 2021 Kominfo Cabut Blokir Steam, CS Go, Dota, dan Yahoo

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260512 WA0186
HeadlineNews

Viral! Ayu Aulia Bongkar Hubungan Rahasia dengan ‘Bupati R’

HeadlineJabodetabek
Nahas Mobil MBG Seruduk Lapak Pedagang di Bekasi, Korban Terpental di Depan Minimarket
12 May 2026, 19:58
Ekonomi
Gali Ide Inovatif Gen-Z, Pegadaian Semarang Luncurkan Business Case Competition 2026 di UNNES
12 May 2026, 19:15
HeadlineNews
Atap Kelas MTs Muhammadiyah 4 Sragen Ambruk Saat KBM, Belasan Siswa dan Guru Terluka
12 May 2026, 21:19
HeadlineHukum
KPK Kembali Periksa Politisi PAN Terkait Korupsi Bupati Rejang Lebong
12 May 2026, 21:53
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?