Sementara Lucky dalam keterangannya melalu hubungan telepon mengatakan, dirinya memang menyatakan siap ditunjuk oleh pengurus Pordasi DKI Jakarta untuk mengendalikan sementara orrganisasi ini.
“Saya tidak bisa menolak keputusan aklamasi teman-teman yang menunjuk saya sebagai pejabat pelaksana tugas. Insya Allah, paling telat enam bulan ke depan, Pordasi DKI Jakarta akan memiliki Ketua Umum baru sesuai dengan mekanisme organisasi,” ujarnya.
Penyuka kuda pacu ini menambahkan, sebelum musyarawarah provinsi luar biasa dihelat, dirinya akan membentuk kepanitiaan, menertibkan aturan organisasi dengan cara melakukan verifikasi klub dan mencarikan sosok Ketua Umum yang pas untuk memimpin Pordasi DKI Jakarta.
“Klub tidak boleh asal-asalan, harus jelas alamatnya, stable-nya dimana, kepengurusannya bagaimana. Mereka harus tertib organisasi bila menjadi anggota Pordasi DKI Jakarta,” tegasnya.
Setelah ditunjuk menjadi Plt, kata Lucky, Ia akan melaporkan keputusan ini kepada PP Pordasi dan KONI DKI Jakarta selaku pembina cabang olahraga di DKI Jakarta.

