Kriteria pertama, figur harus menggerakkan pembinaan atletik seluruh daerah. Kedua, bisa melibatkan pemerintah dalam menjalin hubungan dengan negara lain untuk kepentingan pembinaan atletik Indonesia. Ketiga, punya hubungan baik dengan pemerintah. ”Cabang olahraga (Cabor) atletik saatnya lebih dikembangkan di berbagai daerah. Daerah harus berpacu melakukan pembinaan. Saya yakin pak LBP mampu menggerakkan daerah dan menjadikan atletik menuju era industri,” ungkap Tigor.
Lantas bagaimana upaya PB PASI menjadikan cabor atletik go publik? Beragama program sudah disiapkan. Salah satunya menjadikan cabor atletik sebagai pilihan olahraga orang tua bagi anak-anak, macam sepakbola, renang, dan olahraga lain. ”Dengan begitu, atletik bisa go publik,” harapnya. (bas)
