Adapun produk kendaraan bermotor dan suku cadangnya pada 2020 menempati urutan ke-6 pada ekspor nonmigas Indonesia. Dengan kontribusi sebesar 4,3 persen. Atau senilai USD6,6 miliar.
Sedangkan komoditas perhiasan juga menjadi andalan ekspor Indonesia. Produk perhiasan pada 2020 menempati urutan ke-5 pada ekspor nonmigas Indonesia. Dengan kontribusi sebesar 5,3 persen dengan nilai USD8,2 miliar. Hampir 80 persen produk perhiasan di ekspor ke Singapura, Swiss, dan Jepang. Pertumbuhan ekspornya juga positif, yakni mencapai 24,21 persen (YoY).
Menurut Mendag Lutfi, perhiasan menjadi sektor penting. Karena merupakan sektor padat karya. Melibatkan banyak pengrajin dan usaha kecil menengah (UKM). ”Ekspor perhiasan yang maju menunjukkan besarnya kreativitas pengrajin Indonesia. Termasuk juga dalam hal pemasarannya,” pungkasnya. (dri)
