Seperti diketahui, Djarot Saiful Hidayat menyindir filosofi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menangani banjir. Djarot menduga filosofi Anies dalam penanganan banjir, yakni menahan air, bukan mengalirkannya ke laut.
“Karena filosofinya berbeda. Mungkin filosofinya lebih arif, air itu ditahan saja biar lama supaya kita bisa dapat ikan di situ bikin kolamnya. Air ini kan seharusnya dialirkan ke laut,” kata Djarot dalam keterangan tertulis, Minggu (21/2).
Djarot juga menyampaikan soal cuaca ekstrem yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya. Menurutnya, cuaca ekstrem akan terjadi di Jakarta sudah diprediksi lama.
“Ini sudah diprediksi lama. Maka, karena itu, ini menuntut kepala daerah bekerja ekstrem, bekerja keras untuk mengantisipasi perubahan iklim. Kalau kerjanya biasa-biasa saja susah,” tutur Djarot. (omw)
