Militer berdalih kudeta merupakan upaya penyelamatan bangsa dari perpecahan karena kecurangan pemilihan umum.
NLD kemudian menyiarkan pernyataan resmi atas nama Suu Kyi. Suu Kyi meminta warga Myanmar memprotes kudeta tersebut. Pemerintah dikuasai junta militer mencopot 24 menteri serta deputi dan menunjuk 11 petinggi kementerian baru. Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar Min Aung Hlaing, penguasa tertinggi pascakudeta, saat pertemuan pertama dengan kabinet baru mengatakan kudeta tidak terelakkan.
Namun, massa berpendapat lain. Setidaknya puluhan ribu orang memenuhi jalanan Kota Yangon memprotes kudeta militer. Sekitar 70 tenaga kesehatan di beberapa rumah sakit, klinik, dan dinas kesehatan di Myanmar mogok kerja sebagai bentuk protes terhadap kudeta. Beberapa dari mereka memasang pita merah di pakaiannya sebagai bentuk pembangkangan sipil. (mgo)
