Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Nah Loh, Haris Ancam Pecat Balik Oknum Penyelenggara Rapat Pleno KNPI
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > News > Nah Loh, Haris Ancam Pecat Balik Oknum Penyelenggara Rapat Pleno KNPI
News

Nah Loh, Haris Ancam Pecat Balik Oknum Penyelenggara Rapat Pleno KNPI

Redaksi
Redaksi Published 09 Mar 2021, 16:18
Share
4 Min Read
Haris Pertama
Ketum KNPI Haris Pertama SH.
SHARE

indoposonline.id – Dukungan terhadap kepemimpinan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Pemuda Nasional Indonesia (DPP KNPI) Haris Pertama usai “dipecat” dalam suatu rapat di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, akhir pekan lalu terus mengalir. Para pengurus DPP KNPI dengan lantang menyuarakan dukungan kepada Haris dan serentak menganggap rapat pleno yang digelar di hotel mewah itu cacat prosedur.

Sebab, surat undangan rapat pleno itu seharusnya dibuat sepengetahuan dan izin dari ketua umum. Kemudian, undangan rapat pleno itu harus dibuat oleh sekretariat organisasi. Dilihat dari sisi administrasi saja, pleno tersebut tidak sesuai dengan AD/ART KNPI.

Ketua Bidang Tenaga Kerja Asing dan Luar Negeri Sultoni membenarkan, bahwa tidak ada undangan disebar kepada pengurus. Dirinya pun tidak mendapatkan undangan itu. ”Seperti dagelan,” ketusnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Dia menjelaskan, dalam AD/ART jelas ditulis, bahwa rapat pleno harus dihadiri oleh 50 persen plus satu anggota. ”Lagipula, rapat pleno itu seharusnya bicara tentang organisasi dan membahas berbagai persoalan yang dihadapi organisasi kepemudaan di daerah. Bukan untuk memasukkan agenda terselubung mengganti ketua umum. Tidak bisa itu,” tegasnya.

Baca Juga

Screenshot 15
KNPI Tegaskan Siap Berjuang Bersama Anas Urbaningrum
Ryano Panjaitan Layak Jadi Menteri, Para Pimpinan OKP Minta KNPI Jadi Lembaga Negara
DPP KNPI Gelar Potong Tumpeng Syukuran dan Baksos Hari Sumpah Pemuda 2022
123Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: dpp knpi, knpi
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article WhatsApp Image 2021 03 09 at 14.27.14 Sopyan Djalil: Investasi Semakin Besar Jika Kepastian Hukum Pertanahan Lebih Jelas
Next Article IMG 20210310 WA0000 2 Keren Beli Rumah di Meikarta Melalui Online

TERPOPULER

TERPOPULER
SPBU
Headline

Pertalite untuk Mobil di Atas 1.400 CC Bakal Dibatasi? Ini Penjelasan Pertamina

News
Ribuan Pengemudi Ojol Gelar Aksi Massa di Jakarta, Polisi Siagakan 3.067 Personel
21 May 2026, 14:49
Jakarta Raya
Demo Ojol dan Mahasiswa di Jakarta, 3.067 Polisi Disiagakan
21 May 2026, 11:45
Politik
Legislator Gerindra Kritik Keras Kasudin di DKI Lantaran Cuek Diajak Sosper dan Reses
21 May 2026, 11:59
HeadlineOlahraga
Rakernas KONI 2026, Fokus Persiapan PON dan Penyempurnaan AD/ART
21 May 2026, 14:09
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?