Pengerukan lumpur di kali tersebut, katanya, dilakukan dengan mengerahkan dua alat berat jenis AM Ultratex 24 dan AM Ultratex yang dikendalikan dua operator.
“Dengan alat berat selain pengerukan kali sedalam satu meter sampai satu setengah meter juga meratakan dua sisi kali yang kondisinya sudah menyempit oleh gundukan lumpur yang telah mengeras menjadi kembali normali, yaitu lima meter,” imbuhnya.
Sementara, normalisasi yang dilakukan pada kali itu berupa pendalaman dan pelebaran. “Agar ketika hujan kali dapat banyak menampung air. Air juga mengalir lancar hingga dapat meminimalisir genangan,” tutupnya. (ibl)
